Kabupaten Bantul

Seluruh Siswa di atas 12 Tahun di Bantul Akan 100 persen Tervaksin pada 25 September Besok

Pada 27 September besok, seluruh siswa SD yang berusia 12 tahun dan siswa SMP, SMA-SMK sederajat sudah 80 persen lebih tervaksin.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Seorang pelajar mendapatkan suntikan vaksinasi di SMK Kesehatan, Kamis (23/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kabupaten Bantul merencanakan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin (27/9/2021).

Sebelumnya, rencana PTM akan dimulai pada Senin (20/9/2021) kemarin, namun karena capaian vaksinasi pelajar kurang dari 80 persen, maka PTM pun diundur.

Harapannya, pada 27 September besok, seluruh siswa SD yang berusia 12 tahun dan siswa SMP, SMA-SMK sederajat sudah 80 persen lebih tervaksin.

Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo mengatakan adanya klaster di beberapa sekolah di Jawa Tengah dan Jawa Timur saat PTM digelar tentunya akan menjadi pertimbangan dari Bupati Bantul, agar nantinya klaster sekolah tak terjadi di Bantul.

Baca juga: Capaian Vaksinasi di Bantul Dinilai Masih Rendah, Ini Tanggapan Dinas Kesehatan Bantul

"Jelas akan menjadi pertimbangan dari bupati manakala PTM digelar," ujar Joko Purnomo di sela-sela meninjau vaksinasi di Sentra Vaksinasi SMK Kesehatan Manding, Kabupaten Bantul, Kamis (23/9/2021).

Maka dari itu, sebelum pelaksanaan PTM di Bantul, akan dilakukan evaluasi kesiapan dari sekolah-sekolah terutama sarana dan prasarana protokol kesehatan dengan harapan tidak ada klaster sekolah.

Pada hari itu, pihaknya pun akan melakukan pertemuan secara virtual dengan Disdikpora, kepala sekolah untuk memastikan kesiapan jika pekan depan PTM mulai diuji coba.

Sesuai dengan Gubernur DIY, uji coba PTM diharapkan minimal 80 persen seluruh siswa sudah tervaksin sehingga dalam pekan ini Dinas Kesehatan, TNI-Polri melakukan serbuan vaksin dengan sasaran siswa SD, SMP, SMA dan SMK sederajat.

"Harapannya jika semua siswa sudah tervaksin akan lebih aman saat PTM digelar,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharja mengatakan seluruh siswa SD, SMP, SMA dan SMK sederajat di Bantul pada tanggal 25 September 2021 mendatang sudah 100 persen tervaksin.

"Tanggal 25 September 2021 saya pastikan semua siswa sudah tervaksin,"ungkapnya.‎

Lebih lanjut, kegiatan vaksinasi kali ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bantul dengan Gerakan Indonesia Pasti Bisa (IPB) yakni dengan menyediakan vaksin berjenis Sinovac dengan total 2.000 vaksin dosis pertama yang diperuntukkan bagi warga masyarakat Kabupaten Bantul yang berusia 12 tahun ke atas.

Baca juga: PTM di Bantul Diundur, Pemkab Bantul Fokus Percepat Vaksinasi untuk Pelajar

Dan untuk menghindari terjadinya kerumunan, selain dilaksanakan di SMK Kesehatan Bantul, kegiatan vaksinasi juga dilaksanakan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.

Dalam kegiatan tersebut, Gerakan Indonesia Pasti Bisa (IPB) juga memberikan bantuan berupa beras sebesar 5kg/orang yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Bantul yang telah melaksanakan vaksinasi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo memberikan apresiasi kepada Gerakan Indonesia Pasti Bisa (IPB) karena telah memberikan perhatian dan kepedulian kepada warga masyarakat Kabupaten Bantul dengan memberikan vaksinasi.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali, karena bisa untuk menaikkan jumlah sasaran capaian vaksinasi di Kabupaten Bantul. Selain itu, juga bisa memberikan harapan dan dorongan kepada masyarakat untuk semangat ikut vaksinasi, salah satunya karena adanya bantuan beras yang akan diberikan," tambahnya.( Tribunjogja.com )  

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved