Sport
Atlet Sepatu Roda DI Yogyakarta, Hilmanafika Siap Raih Medali Emas di Papua
Hilmanafika Sagarmatha akan turun membela DIY di nomor 400 dan 500 meter individual putra dalam Pekan Olahraga Nasional Indonesia (PON) XX Papua 2021.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Atlet sepatu roda asal DI Yogyakarta, Hilmanafika Sagarmatha menargetkan raih medali emas di Pekan Olahraga Nasional Indonesia (PON) XX Papua 2021.
Saat ini ia dan rekan-rekannya yang lain tengah latihan intensif di lapangan sepatu roda kompleks Stadion Sultan Agung (SSA), Kabupaten Bantul.
"Saya punya target pribadi untuk dapat meraih medali emas di PON Papua," ujar atlet yang akrab dipanggil Hilman itu tempo hari.
Pada ajang olahraga multievent itu, Hilman akan turun membela DIY di nomor 400 dan 500 meter individual putra.
Sementara rekan-rekannya yang lain, seperti Aurellia Nariswari Putri Sigit, Aradhana Wikanestri, Naviska Putri Alifah, Chalila Adinawati, akan ikut turun di nomor 500 meter putri, 1.000 m putra dan putri, 15 kilometer putri, 10 km point to point (PTT) putri, marathon, dan relay 3 km.
Baca juga: Paguyuban Warga Ngayogyakarto di Papua Sambut Kontingen Atlet DIY yang Akan Berlaga di PON XX
Bagi ini Hilman, kesempatan ini akan menjadi kali pertamanya tampil di ajang kejuaraan olahraga empat tahunan tersbesar se-Indonesia itu.
Tentu saja hal itu membuatnya menjadi lebih gugup, namun ia tetap percaya diri dengan kemampuan yang telah diasahnya sejak bertahun-tahun silam.
"Kalau gugup sekarang sih tidak ya, cuma kalau nanti pas jelang pertandingan mungkin iya, tapi toh lawan-lawannya juga saya pernah lawan sebelumnya, bedanya sekarang karena lebih bergengsi saja," ujarnya saat berbincang dengan Tribunjogja.com di sela-sela latihan.
Untuk itu Hilman menyiasati dirinya untuk lebih percaya diri dan fokus ketika berlatih.
Pola latihan dan asupan gizi juga menjadi hal yang penting bagi Hilman untuk menjaga kondisinya.
Ia tidak mau jika sampai jelang pertandingan nanti terdapat kedala pada dirinya akibat kondisi fisik yang tidak ia perhatikan.
"Sekarang siasatnya kita jaga kondisi saja, supaya tidak over training juga. Biar nanti waktu pertandingan kita sudah dalam puncak performa," kata atlet yang berusia 19 tahun ini.
Baca juga: Tiba di Papua, Atlet Polo Air DIY Jajal Venue Pertandingan PON XX
Di sisi lain, Hilman cukup mengeluhka kondisi venue tempat berlatih dengan rekan-rekannya belum sepenuhnya mirip dengan venue yang akan digunakan di Papua nanti.
Seperti diketahui, venue yang ada di kawasan SSA itu berupa lapangan sepatu roda outdoor, sedangkan di Papua menggunakan lapangan indoor.
Kendati demikian, menurut pria kelahiran 28 Februari 2002 ini lapangan di SSA itu tetap bagus untuk digunakan untuk berlatih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/atlet-sepatu-roda-di-yogyakarta-hilmanafika-siap-raih-medali-emas-di-papua.jpg)