Berawal dari Yogyakarta, Relawan 'Sahabat Ganjar' Kini Merambah Hingga 17 Negara
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan pelantikan kepengurusan Sahabat Ganjar di 34 DPW dan 140 DPC di seluruh Indonesia.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Berawal dari Yogyakarta dan merambah seluruh penjuru Indonesia, relawan Sahabat Ganjar resmi dideklarasikan serentak di 17 negara, Minggu (19/9/2021).
Sebagai informasi, Sahabat Ganjar merupakan kelompok relawan yang dibentuk pada 20 Juni 2021.
Tujuannya ialah, mendorong dan memberikan dukungan pada sosok Ganjar Pranowo, untuk Pemilihan Presiden 2024 mendatang.
Adapun 17 negara itu meliputi Hongkong, Macau, Jepang, Taiwan, Inggris, Singapura, Italia, Belanda, Malaysia, Arab Saudi, Australia, Selandia Baru, USA, Austria, Spanyol, Perancis, hingga UEA.
"Pak Ganjar berjiwa toleran tinggi, tanpa pamrih menolong orang, tegas, serta jujur. Meski berada di luar negeri, kami tetap mendukung beliau," tegas Asih Lestari, salah satu personel Sahabat Ganjar di Malaysia.
Ketua Umum Sahabat Ganjar, Lenny Handayani, yang memimpin deklarasi secara daring menyampaikan bahwa pihaknya hadir dengan semangat gotong royong dan kerja bersama.
Dengan tujuan, Indonesia semakin kuat dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.
"Kami menebarkan semangat yang selama ini digaungkan Ganjar dan menyebarluaskan semangat kepemimpinan beliau ke masyarakat luas," tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan pelantikan kepengurusan Sahabat Ganjar di 34 DPW dan 140 DPC di seluruh Indonesia.
Menurutnya, anggota Sahabat Ganjar berasal dari berbagai elemen masyarakat.
Sementara itu, pengamat politik Ujang Komarudin, yang hadir dalam deklarasi itu menilai, Ganjar Pranowo menjadi trensetter politisi dan pejabat daerah yang selalu mendapat sambutan hangat dari generasi milenial.
"Karena Ganjar Pranowo merupakan salah satu politisi dan pejabat daerah yang secara aktif menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi dengan warga," katanya.
"Internet sekarang jadi hal penting dalam bermasyarakat, seiring dengan berkembangnya teknologi. Melalui internet pula, muncul jenis media baru, atau new media. Nah, salah satunya adalah media sosial," pungkas Ujang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/deklarasi-sahabat-ganjar-secara-serentak-di-17-negara.jpg)