Pendidikan

Yayasan Multimedia Nusantara Resmikan Multimedia Nusantara Polytechnic

Perguruan tinggi vokasi swasta baru di Indonesia ini memiliki 3 prodi perdana,yaitu Digital Animation, E-commerce Logistics, dan Event Management.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Wikan Sakarinto didampingi Ketua Yayasan Multi Media Nusantara Ir. Teddy Surianto saat meresmikan Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP), dengan memukul gong virtual, pada Sabtu (18/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah pada tahun 2006 mendirikan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Yayasan Multimedia Nusantara kini resmi membuka Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP).

Hal ini untuk semakin meningkatkan dan mendorong terwujudnya insan cendekia yang unggul, kompeten, dan terampil. 

Ketua Yayasan Multi Media Nusantara Ir. Teddy Surianto mengatakan pendirian MNP merupakan bagian dari wujud visi dan misi pendiri Kompas Gramedia group, Jakob Oetama dan P.K. Ojong untuk mencerdaskan dan mencerahkan masyarakat Indonesia melalui pendidikan.

"MNP akan menjalankan misi dari visi perintis KG, yakni mencerdaskan dan mencerahkan masyarakat Indonesia lewat pendidikan vokasi yang unggul berbasis Information Communication Technology (ICT) serta industri kreatif," kata Teddy. 

Baca juga: Peresmian Multimedia Nusantara Polytechnic: Kolaborasi untuk Vokasi Indonesia

MNP diresmikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., PH.D pada Sabtu (18/9/2021) ditandai dengan penandatanganan dan pemukulan gong virtual.

Acara berlangsung secara hybrid dihadiri sejumlah kalangan. Di antaranya, Mendikbud Ristek, Nadiem Anwar Makarim, Komisaris Kompas Gramedia Irwan Oetama, CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama, Kepala LLDIKTI wilayah III, Agus Setyo Budi dan Kepala Sekolah SMA - SMK se-Indonesia. Mengusung tema Kolaborasi untuk Vokasi Indonesia. 

Kampus MNP berada di Gading Serpong dan dibangun di atas lahan seluas 80.000 m2 dengan bangunan kampus seluas 13.300 m2.

Terdiri dari lima lantai.

Perguruan tinggi vokasi swasta baru di Indonesia ini memiliki tiga program studi perdana.

Yaitu Digital Animation, E-commerce Logistics, dan Event Management.

Tiga program perdana yang dibangun ini merupakan lingkup industri kreatif yang sedang berkembang saat ini.

Tiga program studi ini menitikberatkan pada pendayagunaan ICT sebagai kompetensi unggulan yang terdiri dari kombinasi tiga literasi utama, yakni literasi digital, manusia, dan data. 

Baca juga: STMM MMTC Yogyakarta Bertekad Mencetak Tenaga Ahli di Bidang Penyiaran dan Multimedia

Mendikbud Ristek, Nadiem Anwar Makarim mengatakan inisiatif Yayasan Multimedia Nusantara mendirikan 
MNP merupakan harapan baru untuk meningkatkan mutu pembelajaran vokasi khusunya di bidang industri kreatif.

Menurut dia, pada satu kesempatan, Presiden Joko Widodo sempat menyatakan bahwa industri kreatif merupakan industri masa depan yang berperan besar membangun ekonomi nasional.

Sebab itu, Ia meyakini berdirinya MNP akan menjadi jawaban kebutuhan bagi pelaku industri bukan hanya terampil tapi memiliki kompetensi manajerial, kreatifitas, dan keberanian berinovasi. 

"Tiga prodi yang ditawarkan merupakan bidang-bidang yang sangat dibutuhkan untuk menguatkan ekosistem industri kreatif di Indonesia," kata Nadiem. Lulusan sarjana terapan di tiga bidang tersebut menurut dia mendorong penciptaan hilirisasi dan terobosan anak bangsa di sektor industri kreatif. Harapannya akan dapat membawa nama bangsa Indonesia dikancah panggung dunia. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved