Breaking News:

Turun Drastis, Prosentase BOR di RS Rujukan Kabupaten Magelang di Angka 9,21 Persen

Tingkat keterisian kamar tidur atau BOR di RS Rujukan di Kabupaten Magelang terus mengalami penurunan terhitung hingga Rabu (15/09/2021) berada di

dok.istimewa
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tingkat keterisian kamar tidur atau BOR di RS Rujukan di Kabupaten Magelang terus mengalami penurunan terhitung hingga Rabu (15/09/2021) berada di angka 9,21 persen.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menuturkan, penurunan kamar yang signifikan berbanding lurus dengan angka penularan yang juga melandai.

Baca juga: Jumlah Kasus Covid-19 Menurun, RSLKC Bambanglipuro Bantul Kini Merawat Pasien Tanpa Gejala

"Penurunan ini menandakan kondisi membaik namun bukan berarti masyarakat bisa mengabaikan protokol kesehatan. Hingga kemarin, angka suspek baru terkonfirmasi hanya 5 orang artinya Covid-19 masih ada meskipun ada penurunan. Kuncinya tetap perketat prokes," jelasnya kepada Tribun Jogja, pada Kamis (16/09/2021).

Merujuk pada pendataan harian Satgas Covid-19 Kabupaten Magelang pada Rabu (15/09/2021), jumlah keterisian kamar tidur di RS Muntilan okupasinya 16,67 persen.

Kemudian, RSD Merah Putih dengan okupasi sebesar 6 persen, RS Aisyiyah Muntilan dengan okupasi 5 persen, dan RS Syubbanul Watjon dengan okupasi 0 persen.

Atau, total  jumlah tempat tidur (TT) sebanyak 152 buah. Dengan TT Bangsal Isolasi sebanyak 133 buah dengan 11 pasien. Serta TT ICU/HCU Covid-19 sebanyak 19 buah dengan 3 pasien.

Ia menambahkan, untuk mempercepat pengendalian Covid-19 di wilayahnya. Saat ini, pihaknya memfokuskan pada percepatan vaksinasi bagi masyarakat.

"Ini kan, BOR dan jumlah pasien baru sudah menurun. Sekarang, percepatan cakupan vaksin harus dilakukan agar kekebalan kelompok atau herd immunity bisa terbentuk," ujarnya.

Baca juga: Tak Ingin Tragedi Lapas Tangerang Terjadi di DI Yogyakarta, Petugas Dilatih Mitigasi Kebakaran

Adapun, jumlah sasaran total vaksinasi Kabupaten Magelang sebanyak 1.029.210 orang.

Dengan rincian terdiri dari, sasaran SDMK sebanyak 2.762 orang, lansia 141.361 orang.Kemudian, petugas publik 92.707 orang, remaja 118.328 orang dan untuk masyarakat rentan dan masyarakat umum sebanyak 674.052 orang.

"Ini yang akan kami terus dorong agar target vaksin bisa tercapai. Sehingga, kami harapkan masyarakat bisa segera melakukan vaksin, baik melalui pengadaan vaksin oleh TNI, POLRI, kelompok masyarakat, maupun Pemda. Namun, tetap kami ingatkan meskipun sudah divaksin tetap tidak boleh lengah prokes," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved