Breaking News:

BOR di RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Hingga Di Bawah 20 Persen 

Tingkat hunian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di RS rujukan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo kian menurun. Penurunan BOR baik di RS

dok.istimewa
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Tingkat hunian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di RS rujukan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo kian menurun.

Penurunan BOR baik di RS milik pemerintah dan swasta di bawah 20 persen.

Kondisi ini sejalan dengan penurunan kasus Covid-19 dan penambahan pasien sembuh di bumi binangun. 

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan pada Rabu (15/9/2021) kemarin, BOR di bangsal isolasi hanya mencapai 17,46 persen.

Baca juga: Kasus Sate Sianida yang Menghilangkan Nyawa Bocah di Bantul Disidangkan, NA Didakwa Pasal Berlapis

Kemudian di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebesar 18,25 persen. Prosentase BOR tersebut terendah hingga pertengahan September 2021. Dikarenakan BOR di bangsal dan IGD sebelumnya di atas 20 persen. 

"Namun situasi BOR di RS rujukan Covid-19 bisa berubah sewaktu-waktu," kata Baning, Kamis (16/9/2021). 

Terkait dengan penurunan kasus Covid-19 dan penambahan pasien sembuh hingga Rabu (15/9/2021) kemarin, masing-masing ada 537 kasus dan 935 orang sembuh. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Sri Budi Utami mengatakan tren penurunan kasus positif Covid-19 di wilayahnya terjadi secara bertahap. 

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di DI Yogyakarta Melandai, Sekda DIY Klaim PPKM Berjalan Efektif

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) supaya terhindar dari paparan Covid-19

Selain itu, masyarakat diminta untuk segera mengikuti program vaksinasi yang sudah dijadwalkan di tempat-tempat layanan vaksinasi. 

"Kami juga tak hentinya mengingatkan agar selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) atau gerakan masyarakat hidup sehat (germas)," imbaunya. (scp) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved