Breaking News:

Jawa

40 Warga Beku Klaten Terima Rp43 Miliar untuk Pembayaran UGR Tol Yogyakarta-Solo

Secara keseluruhan terdapat 69 bidang tanah di Desa Beku yang diterjang oleh pembangunan tol Yogyakarta-Solo. Namun yang baru dibayarkan 40 bidang.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Sejumlah warga saat mengikuti pembayaran UGR tol Yogyakarta-Solo di Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (16/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pembayaran Uang Ganti Rugi (UGR) tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah berlanjut ke Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kamis (16/9/2021).

Total di desa itu, terdapat 40 bidang tanah terdampak tol milik warga yang dibayarkan UGR-nya.

Adapun total UGR dari 40 bidang tanah tersebut sekitar Rp43 miliar.

Pantauan Tribunjogja.com di lokasi, pembayaran UGR dimulai pada pukul 10.30 WIB.

Baca juga: Tanah Kas Desa Terdampak Tol Yogyakarta-Solo di 3 Kecamatan Klaten Sudah Diumumkan

Para warga penerima UGR tol juga diminta datang memakai masker dan menjaga protokol kesehatan.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Klaten, Tentrem Prihatin mengatakan pada pembayaran UGR kali ini terdapat 40 bidang tanah milik warga yang dibayarkan.

"Hari ini ada 40 bidang tanah untuk warga desa Beku. Tapi tidak hadir 2 orang karena yang bersangkutan meninggal dan itu akan dilakukan administrasi ulang kepada ahli warisnya," ucapnya di sela-sela kegiatan.

Menurut Tentrem, di desa itu tanah yang terdampak tol berupa perumahan dan lahan persawahan.

Pada pembayaran kali ini, lanjutnya juga terdapat satu warga Desa Kuncen Kecamatan Ceper dan satu warga Desa Sidoharjo Kecamatan Polanharjo yang menerima pembayaran UGR.

Baca juga: Aksi Gebrak Meja Warnai Audiensi Warga Terdampak Tol Yogyakarta-Solo di Klaten

Sementara itu, Kepala Desa Beku, Alex Bambang Wijanarko menambahkan di desa beku secara keseluruhan terdapat 69 bidang tanah yang diterjang oleh pembangunan tol Yogyakarta-Solo.

"Namun yang baru dibayarkan ada 40 bidang tanah warga. Sisanya 29 bidang tanah akan dibayarkan pada proses selanjutnya," jelasnya.

Ia mengatakan, dari 29 bidang tanah sisa itu, 20 bidang merupakan tanah kas desa (TKD) dan 9 bidang lainnya merupakan tanah milik warga. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved