Breaking News:

Begini Cara Wali Kota Membantu Para PKL, Diundang ke Rumdin, Masak Menu untuk Rapat

Di masa pandemi Covid-19, para pedagang kaki lima, pedagang keliling merasakan dampaknya.

Editor: ribut raharjo
Kompas.com
Pedagang nasi goreng Bu Siti ABC memasak untuk para tamu di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga.(KOMPAS.com/Dian Ade Permana) 

TRIBUNJOGJA.COM - Di masa pandemi Covid-19, para pedagang kaki lima, pedagang keliling merasakan dampaknya.

Kepala daerah yang satu ini mencoba membantu mereka dengan mengundang ke rumah dinas.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto memiliki kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19.

Setiap acara di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, dia selalu mengundang para pedagang kaki lima (PKL) keliling atau pedagang yang biasa beroperasi di malam hari.

Seperti saat Rapat Evaluasi Pelaksanaan PPKM Jawa Bali bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa (14/9/2021) malam.

Dalam rapat yang diselenggarakan lewat video conference tersebut, Yuliyanto mengundang pengelola Nasi Goreng Bu Siti ABC.

Nasi Goreng Bu Siti ABC telah berjualan sejak tahun 1987. Menurut Safii, yang mendapat tugas memasak, di warung makannya tersedia aneka menu malam.

"Ada nasi goreng, bakmi, dan lain sebagainya. Itu bisa dipadu dengan ayam, babat iso, telur, atau pete," paparnya.

Harga jual per menu paling mahal Rp 17.000. Dia mengungkapkan, senang bisa diundang ke Rumah Dinas Wali Kota Salatiga menyajikan menu untuk para tamu.

"Ya senang juga ini satu kebanggaan, tapi para pelanggan tadi juga sempat tanya kok di warung tutup," kata Safii.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved