Breaking News:

Waspadai Potensi Lahar Dingin Gunung Merapi, BPBD Sleman Siapkan 20 EWS

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman memastikan, sistem peringatan dini atau early warning system (EWS) dalam

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman memastikan, sistem peringatan dini atau early warning system (EWS) dalam kondisi baik dan bisa diandalkan untuk mewaspadai potensi ancaman lahar dingin Gunung Merapi di musim penghujan.

Jumlahnya ada 20 EWS, untuk memantau potensi lahar dingin, berikut penjaganya. 

"Saat ini EWS dalam kondisi baik dan ready. Jumlahnya ada 20. Cukup untuk memantau potensi ancaman di Sleman," kata Kasi Mitigasi Bencana, BPBD Sleman, Joko Lelono, Senin (13/9/2021). 

Baca juga: Disdukcapil Sleman Bantu 8 Transgender Urus Dokumen Penduduk, Dilayani Tanpa Diskriminasi

Ia mengatakan, seluruh alat peringatan dini itu dipasang disepanjang aliran Sungai Gendol dan Boyong. Dua sungai yang berhulu di Gunung Merapi itu menjadi potensi ancaman lahar dingin yang masuk ke wilayah Kabupaten Sleman.

Joko merinci, pemasangan alat EWS di sungai Boyong, dimulai dari Turgo, Kemiri, hingga Pulowatu. 

Sementara di aliran sungai Gendol, EWS dipasang di Kalitengah Lor dan Kidul, Srunneng hingga di Merdi, Jambon Lor, Jaranan, Bronggang, dan Banjarsari.

Baca juga: September Pancaroba, BMKG Yogyakarta Prediksi Awal Oktober DI Yogyakarta Memasuki Musim Hujan

Ada juga alat yang dipasang di Gondang Lutung dan Kali Kuning untuk memantau jika material lahar dingin meluncur lebih dari 3 kilometer dari puncak.  

"Kondisi saat ini baik, cuma ada satu (EWS) yang roboh di Krasak. Belum ada dana perbaikan. Kita cuma kurang disitu. Lainnya ready," kata dia. 

EWS dipantau 24 jam penuh dari Pusdalops (Pusat Pengendalian dan Operasi) di Pakem. Alat tersebut akan memberikan peringatan dini manakala terjadi ancaman bahaya. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved