Breaking News:

Superball

PT LIB Baru Akan Pastikan Pembagian Grup Liga 2 Setelah Verifikasi Pengajuan Tuan Rumah

Kabar pembagian tim dalam empat grup yang beredar di media sosial itu belum bisa disebut final.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
daily.jstor.org
ilustrasi sepakbola 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ahmad Hadian Lukita menyebut soal kabar pembagian tim dalam empat grup yang beredar di media sosial itu belum bisa disebut final.

"Ya itu yang beredar  di medos baru draft satu, sebetulnya ada tiga halaman berbeda itu, jadi kita buat beberapa alternatif, dan memang belum kita sampaikan," ujar pria yang akrab dipanggil Luluk itu kepada Tribunjogja.com, Senin (13/9/2021).

Dalam draft yang beredar itu sudah banyak menyita perhatian publik, terlebih pada tim-tim yang menghuni grup 3, yang mempertemukan derby Mataram antara PSIM Yogyakarta dan Persis Solo.

Sedang empat tim lainnya berasal dari tim-tim asal Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Persijap Jepara, HW FC, PSCS Cilacap, dan PSG Pati.

Baca juga: PSIM Yogyakarta Tidak Mengajukan Diri Menjadi Tuan Rumah Liga 2 Musim 2021

Sontak hal itu banyak dipertanyakan oleh publik, pembagian grup yang disebutkan bakal diacak serasa pembagian zonasi.

Luluk melanjutkan, jika pembagian klub pastinya akan diumumkan setelah penentuan tuan rumah, karena saat ini beberapa tim yang mengajukan sebagai tuan rumah masih dilakukan verifikasi.

"Ada 11 tim yang sudah mengajukan tuan rumah, dan sedang kita verifikasi. Setelah itu kita akan adakan rapat pleno tanggal 15 September nanti, jadi bakal dipastikan atau tidak kita lihat besok," paparnya.

Setelah melakukan tahapan verifikasi, PT LIB dikatakan Luluk akan segera meminta izin kepada kepada koordinator PPKM, Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca juga: Jelang Dua Pekan Kick Off Liga 2, PSIM Yogyakarta Masih Butuh Uji Coba

"Karena sekarang izin bukan sekadar dari kepolisian, BNPB, dan Mepora saja, tapi harus ke Pak Luhut juga," katanya.

Untuk diketahui, tim-tim yang mengajukan tuan rumah kebanyakan berasal dari tiga provinsi antara lain, Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Namun, kontestan Liga 3 asal DIY, PSIM Yogyakarta tidak ikut dalam pengajuan sebagai tuan rumah, karena stadion yang dapat direkomendasikan, Stadion Mandala Krida Kota Yogyakarta belum memenuhi standar untuk melakukan pertandingan malam hari.

"PSIM tidak ajukan diri jadi tuan rumah, karena syaratnya dari operator, stadion harus dilengkapi dengan lampu," kata Media Officer PSIM Yogyakarta, Ditya Fajar.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved