Breaking News:

Jelang Dua Pekan Kick Off Liga 2, PSIM Yogyakarta Masih Butuh Uji Coba

Menurut rencana PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI, Liga 2 Indonesia akan segera digelar dua pekan mendatang. Tim-tim Liga 2

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
freepik
Ilustrasi bola 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menurut rencana PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI, Liga 2 Indonesia akan segera digelar dua pekan mendatang.

Tim-tim Liga 2 mulai menggencarkan laga uji coba, termasuk kontestan asal Yogyakarta, PSIM.

Menurut Media Officer PSIM, Ditya Fajar tim manajemen beberapa waktu lalu sempat berkomunikasi dengan HW FC untuk melakukan uji coba, namun upaya itu gagal.

Baca juga: Dinkes Gunungkidul Pastikan Transgender Tetap Terlayani Vaksinasi COVID-19

"Kemarin itu Jumat (10/9/2021) mau uji coba lawan HW FC, cuma tidak jadi," katanya kepada Tribun Jogja, Minggu (12/9/2021).

Soal alasan, Ditya belum dapat membeberkannya lebih detail, yang pasti menurut pembagian grup Liga 2 yang beredar, PSIM dan HW FC berada satu grup di babak penyisihan.

Sebagai informasi, HW FC saat ini tengah melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta, dan akan menjalani sejumlah uji coba dengan tim Liga 2.

Sementara itu, menurut pelatih PSIM, Seto Nurdiyantoro saat ini timnya masih membutuhkankan uji coba untuk mematangkan tim menjalani kompetisi musim ini.

Namun Seto belum bisa menentukan dengan tim mana PSIM bakal menjalani uji coba pada bulan September sebelum kick off Liga 2.

"Kita belum bisa memastikan tim mana yang akan menjadi lawan. Saya belum bisa pastikan kapan dan siapa lawannya untuk ujicoba," tukas pelatih asal Kalasan, Kabupaten Sleman itu.

Baca juga: Transgender Tanpa NIK di DIY Tetap Dapat Menerima Vaksin Covid-19

Selain itu Seto memaparkan, Yoga Pratama dkk pada bulan ini mulai menjalani latihan yang lebih intens, supaya kondisi fisik pemain meningkat.

Mengingat kompetisi Liga 2, dijadwalkan bakal bergulir pada tanggal 26 September 2021, sehingga tidak ada alasan bagi tim untuk bersantai.

"Harapannya pemain lebih memahami. Ya, memang belum sempurna, tapi kita coba untuk memperbaiki yang menjadi kekurangan," tandasnya. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved