Yogyakarta

Dispar DIY Berkolaborasi dengan Bank BPD DIY Selenggarakan Vaksinasi untuk Pelaku Pariwisata

Tidak hanya pelaku pariwisata, pelaku perbankan dan juga warga sekitar SKE juga turut diundang dan hadir untuk menyukseskan program herd immunity.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Taufiq Syarifudin
Pelaku pariwisata DIY sedang mengikuti program vaksinasi di Sindu Kusuma Edupark (SKE), Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Pariwisata DI Yogyakarta berkolaborasi dengan Bank BPD DIY, dan Sindu Kusuma Edupark (SKE) menyelenggarakan vaksinasi untuk para pelaku pariwisata di Yogyakarta.

Kegiatan itu merupakan merupakan program vaksinasi kedua dari kelanjutan dosis pertama pada empat pekan lalu.

Vaksinasi yang digelar dua hari, Kamis-Jumat (9-11/9/2021) itu dilaksanakan di lingkungan SKE mulai pukul 08.00 sampai 14.00 WIB.

Adapun jumlah peserta pada vaksinasi itu sebanyak 2000 orang yang dibagi dalam dua hari berturut turut.

Baca juga: Rata-Rata Cakupan Vaksinasi Covid-19 di DI Yogyakarta Lampaui 20 Ribu Dosis per Hari

Tidak hanya pelaku pariwisata, pelaku perbankan dan juga warga sekitar SKE juga turut diundang dan hadir untuk menyukseskan program herd immunity dari pemerintah.

Untuk pelaksanaan vaksinasi ini memiliki tujuan untuk menyiapkan ketahanan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif di DIY.

Dok Humas BPD DIY

Penandatanganan kerja sama Dispar DIY dengan Bank BPD DIY saat program vaksinasi di SKE.
BPD DIY Penandatanganan kerja sama Dispar DIY dengan Bank BPD DIY saat program vaksinasi di SKE. (ISTIMEWA/Dok. Bank BPD DIY)

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo diharapkan dengan percepatan program vaksinasi di masyarakat ini dapat kembali membangkitkan ekonomi DIY, mulai dari sektor pariwisata.

"Semoga dengan upaya dini, masyarakat secepatnya menuju herd immunity, sehingga perlahan ekonomi DIY bangkit kembali," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Dispar DIY menandatangani kerjasama dengan Bank BPD DIY yang diwakili oleh Santoso Rohmad untuk mendukung pemulihan ekonomi khususnya dari sektor pariwisata di DIY.

Melalui kerjasama tersebut Bank BPD DIY dan Dispar DIY akan menggagas sejumlah program yang mendukung pelaku usaha wisata, serta memberikan kemudahan bagi wisatawan yang berkunjung ke DIY. 

Satu di antaranya yakni integrasi sistem ticketing pada aplikasi Visiting Jogja dengan sistem pembayaran Quick Response Indonesia Standart (QRIS) Bank BPD DIY

Dengan integrasi ini, wisatawan bisa membeli tiket masuk berbagai destinasi wisata di DIY melalui aplikasi dan melakukan pembayaran secara cashless dengan QRIS Bank BPD DIY.

Baca juga: Data Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DI Yogyakarta, Antusiasme Masyarakat Capai 98 Persen

“Rencananya ada 248 destinasi wisata yang akan diintegrasikan dalam aplikasi ini” kata Santoso

Selain kerjasama dalam pengembangan teknologi, Bank BPD DIY bersama Dispar DIY kedepannya akan melakukan kerjasama dalam hal pengembangan pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif, pengembangan SDM pariwisata dan ekonomi kreatif, pengembangan destinasi pariwisata dan pengembangan industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo menyampaikan apresiasi kepada Bank BPD DIY atas kerjasama yang baik untuk pengembangan pariwisata DIY.

Untuk diketahui, penandatangan kerjasama tersebut juga disaksikan oleh Direktur Pemasaran Bank BPD DIY, R.Agus Trimurjanto, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ketua ASITA DIY dan perwakilan dari Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota se-DIY.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved