PSIM Yogyakarta
Kenakan Jersey Resmi PSIM Yogyakarta Tahun Ini, Beny Wahyudi : Lebih Stylish
PSIM Yogyakarta resmi meluncurkan jersey kandang barunya untuk mengarungi kompetisi Liga 2 2021/2022.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PSIM Yogyakarta resmi meluncurkan jersey kandang barunya untuk mengarungi kompetisi Liga 2 2021/2022 yang direncanakan digelar pada akhir Bulan September ini.
Menurut bek kanan PSIM Yogyakarta, Beny Wahyudi, jersey kandang tahun ini terlihat lebih bergaya dari tahun-tahun sebelumnya.
Seperti biasa, jersey kandang PSIM Yogyakarta berwarna dasar khas biru ditambah motif batik parang yang menurun di bagian badan.
Sedangkan jersey untuk kiper diberi warna merah muda dengan motif batik parang berpola corak papan catur. Kedua jersey ini meletakan logo PSIM Yogyakarta di sebelah kiri logo apparel dan sponsor.
Baca juga: PSIM Yogyakarta: Jersey Baru Laskar Mataram Musim 2021/22 Bocor, Begini Penampakannya
"Untuk jersey tahun ini, banyak motif baru yang tidak ada pada musim kemarin, waktu kita sesi foto beberapa hari lalu dan kita coba pakai, rasanya lebih nyaman. Tapi kita belum coba untuk bermain nanti bagaimana, tapi secara keseluruhan dari desainnya keren," kata Beny saat sesi peluncuran jersey, Kamis (9/9/2021).
Perlu diketahui, untuk harga jersey PSIM Yogyakarta tahun ini akan dibandrol seharga Rp 330 ribu dan bisa didapatkan di PSIM Store.
Lantas untuk jersey away PSIM Yogyakarta akan segera diluncurkan dalam waktu dekat ini.
Selanjutnya, menurut Direktur Bisnis PSIM, Yuliana Tasno jersey resmi PSIM Yogyakarta tahun ini masih menggunakan sentuhan motif dari tahun-tahun sebelumnya.
Karena jersey rancangan PSIM Yogyakarta dan perusahaan apparel Sevenstars ini ingin mengambil makna filosofi dari motif batik tersebut.
"Motif ini melambangkan semangat untuk turun ke medan perang, seperti para pejuang pada masa lampau, selain itu motif ini juga melambangkan keberanian, pantang menyerah, seperti ombak yang mampu memecah karang," paparnya.
Yuliana menambahkan motif batik parang juga bermakna kewibawaan, kebesaran, dan dalam sejarahnya tidak sembarang orang bisa memakai motif ini.
"Biasanya motif ini dipakai oleh keturunan raja, untuk itu kita berpikir bahwa filosofinya cocok untuk PSIM, makanya kita adopsi,” tegasnya.
Baca juga: PSIM Yogyakarta Sematkan Motif Batik Parang Rusak di Jersey Musim 2021/22
Lebih lanjut Yuliana menjelaskan untuk tahun ini PSIM menggandeng delapan sponsor, salah satunya dari apparel PSIM Yogyakarta, Sevenstars.
Sponsor lainnya mulai dari platform jual beli daring, perusahaan telekomunikasi, aplikasi streaming, perusahaan sekuritas, dan jenama makanan dan minuman.
Menurut Yuliana pada musim ini PSIM Yogyakarta mengalami peningkatan revenue dari total sponsor yang ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kenakan-jersey-resmi-psim-yogyakarta-tahun-ini-beny-wahyudi-lebih-stylish.jpg)