Berita Kesehatan

Hati-hati, Minum Miras Terlalu Banyak Bisa Meningkatkan Risiko Kerusakan Ginjal

Minum alkohol secara berlebihan berpotensi memunculkan penyakit organ hati (liver), kanker dan penyakit kerusakan pada ginjal

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Minum alkohol secara berlebihan dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan, termasuk penyakit organ hati (liver) dan peningkatan risiko beberapa jenis kanker serta risiko kerusakan pada ginjal.

Spesialis ginjal Shane A. Bobart, MD, FASN , dalam situs Cleveland Clinic menjelaskan soal hubungan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa ginjal memiliki peran penting dalam memastikan kondisi tubuh secara keseluruhan. 

Ginjal menyaring limbah dari darah Anda, mengatur keseimbangan air dan mineral dalam tubuh Anda dan menghasilkan hormon. 

Ketika Anda minum terlalu banyak minuman keras, maka ginjal harus bekerja lebih keras untuk menyaring alkohol.

Dan dalam kasus yang jarang terjadi, hal ini juga bisa menyebabkan penurunan fungsi ginjal secara tiba-tiba yang disebut cedera ginjal akut.

Baca juga: Ini Efek Mematikan Minum Miras Terlalu Banyak : Dari Mabuk Hingga Risiko Keracunan Alkohol

Kondisi serius ini terjadi ketika racun dari alkohol menumpuk dalam darah Anda begitu cepat sehingga ginjal Anda tidak dapat menjaga keseimbangan cairan yang tepat.

Meskipun bisa diobati dengan pengobatan, namun hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis. 

Penggunaan alkohol secara teratur dan berat juga bisa berbahaya bagi ginjal Anda dari waktu ke waktu. 

Menurut National Kidney Foundation, minum minuman keras secara teratur dapat melipatgandakan risiko penyakit ginjal kronis.

Seorang peminum berat juga memiliki risiko dari efek tidak langsung pada kesehatan ginjal.

“Tubuh adalah satu set domino besar,” kata Dr. Bobart.

“Jika Anda memiliki satu bagian tubuh yang tidak seimbang, itu dapat menyebabkan masalah di banyak bagian tubuh lainnya," tambahnya.

Minum minuman keras terlalu banyak dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2, misalnya.

Kedua kondisi tersebut adalah penyebab paling umum dari penyakit ginjal kronis di Amerika Serikat. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved