Sinetron Ikatan Cinta

TERKATUNG KATUNG di Sinetron Ikatan Cinta : Elsa Berharap Nino Masih Mau Menerimanya

TERKATUNG KATUNG di Sinetron Ikatan Cinta : Elsa Berharap Nino Masih Mau Menerimanya

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
YouTube RCTI
Sinetron Ikatan Cinta 

Nino mengatakan sudah berusaha semaksimal mungkin, namun keadaan biduk rumah tangganya bersama Elsa memang tak kunjung membaik.

Elsa belum mengetahui keputusan Nino. Apa yang akan terjadi pada Elsa bila mengetahui hal ini ?

Mama Sarah dan Papa Surya hanya bisa pasrah menerima keputusan Nino.

Sebelumnya diceritakan, Elsa mulai mengalami gangguan mental karena menjalani proses hukum atas kasus pembunuhan Roy.

Hal ini diperparah dengan keputusan Nino yang ingin menceraikannya. 

Baca juga: ANCAMAN NYATA UNTUK MAMA ROSA di Sinetron Ikatan Cinta : Reyna Kena Getahnya, Makan Kue Beracun

Elsa histeris
Elsa histeris (Tangkapan layar YouTube RCTI Layar Drama Indonesia)

Saat ditemui Papa Surya, Mama Sarah dan Andin, Elsa sudah terlihat lepas kendali, sesekali ia tertawa dan berlagak seperti anak kecil.

Papa Surya dan Mama Sarah berusaha menenangkan Elsa yang kondisi mentalnya nampak terguncang.

Elsa terus merengek tak mau diceraikan oleh Nino, ia juga sempat mengatakan memilih mati saja daripada berpisah dari Nino.

Miris memang keadaan Elsa saat ini. Dalam kondisi hamil ia harus menjalani proses hukum kasus pembunuhan dengan ancaman hukuman bisa seumur hidup.

Diceritakan sebelumnya, Elsa mengalami halusinasi, ia kalap, Mama Sarah dikira Andin. Mama SArah yang tengah tertidur tiba tiba diserang.

Elsa mencekik dan memukul Mama Sarah sembari terus memaki maki, seolah olah Mama Sarah adalah Andin.

Rupanya begitu dendamnya Elsa kepada Andin. Elsa menyerang Mama Sarah membabibuta hingga Mama Sarah tersungkur dan kepalanya terbentur dinding.

Baca juga: SEMANGAT HIDUP di Sinetron Ikatan Cinta : Reyna Itu Bahan Bakar Kehidupan Nino

Elsa dipenjara
Elsa dipenjara (Tangkapan layar YouTube RCTI Layar Drama Indonesia)

Beruntung sipir penjara segera mengetahui kegaduhan yang ditimbulkan Elsa.

Elsa pun diamankan dengan susah payah karena masih terus mencekik dan menyerang Mama Sarah.

Elsa seperti kerasukan setan. Mama Sarah masih dikira Andin. Hingga beberapa saat kemudian Elsa baru tersadar, orang yang sedari tadi ia serang adalah Mama Sarah.

Mama Sarah dibawa sipir ke luar sel untuk diperiksa. Namun Mama Sarah meminta segera dikembalikan ke sel karena khawatir dengan kondisi Elsa.

Mama Sarah memohon agar diizinkan bersama Elsa, karena putri yang ia sayangi tersebut sangat membutuhkan dirinya.

Benar saja apa yang Mama Sarah katakan, Elsa memang dalam kondisi tertekan dan sangat membutuhkan Mama Sarah disisinya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved