Kabupaten Gunungkidul

Tetap PPKM Level 4 Meski Melandai, Kadinkes Gunungkidul Beri Penjelasan

Untuk menerapkan level PPKM, pemerintah pusat menggunakan indikator yang berbeda.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dua bulan penerapan PPKM Level 4, dinamika Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul terus melandai.

Namun, oleh pemerintah pusat wilayah ini sebagai bagian aglomerasi DIY tetap menerapkan PPKM Level 4 untuk ketujuh kalinya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty menjelaskan, pemerintah pusat menggunakan indikator yang berbeda.

Satu di antaranya menganggap penularan di aglomerasi DIY masih tinggi.

Baca juga: Masih PPKM Level 4, Pemkab Gunungkidul Prioritaskan Vaksinasi COVID-19 Agar Bisa Turun Level

"Kasusnya masih dianggap tinggi, di atas 500 (kasus) seperti awal-awal PPKM," jelas Dewi dihubungi pada Rabu (01/09/2021).

Setidaknya selama dua pekan terakhir, data Dinkes Gunungkidul menunjukkan kasus baru Covid-19 masih terus bertambah.

Namun tidak lagi di atas 100 kasus saat sebelum PPKM Level 4 diterapkan.

Meski melandai, angka kematian terkait Covid-19 dilaporkan masih terjadi setiap harinya, antara 2 sampai 4 kasus.

Kendati begitu, Dewi menilai secara umum kasus kematian Covid-19 di Gunungkidul turun signifikan.

"(Angka) kematian secara absolut sangat turun," ujarnya.

Lantaran masih Level 4 sementara kasus sudah melandai, Dinkes Gunungkidul terus melakukan berbagai kebijakan agar status bisa turun.

Antara lain dengan memperkuat 3T (Testing, Tracing, Treatment) untuk penanganan Covid-19.

Dewi juga memastikan fasilitas penanganan tetap berjalan, ditambah dengan percepatan vaksinasi.

Pada satu sisi, diperlukan penguatan terhadap edukasi, sosialisasi, dan pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Baca juga: Terus Turun, BOR Covid-19 di Gunungkidul Kini di Bawah 50 Persen

"Sementara di level masyarakat, tetap diharapkan memprioritaskan prokes," katanya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved