Breaking News:

Yogyakarta

Polda DI Yogyakarta Distribusikan Paket Sembako untuk Komunitas Pedagang Malioboro

Ratusan paket sembako pun diserahkan pada warga, yang tergabung dalam beberapa komunitas PKL Malioboro, Pasar Sore, dan Klithikan. 

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Kapolsek Mergangsan, Kompol Rachmadiwanto, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak pandemi, di Gedung Serba Guna Wirogunan, Kota Yogyakarta, Minggu (29/8/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Para pedagang di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta menjadi satu di antara pihak yang paling terdampak kebijakan PPKM Level 4.

Meredupnya aktivitas pariwisata, membuat mereka kehilangan sumber pendapatan. 

Polda DIY lantas berinisatif mendistribusikan bantuan, untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Ya, ratusan paket sembako pun diserahkan pada warga, yang tergabung dalam beberapa komunitas PKL Malioboro, Pasar Sore, dan Klithikan. 

Baca juga: Terdampak Pandemi, 600 PKL Malioboro Dapat Bantuan Rp 1 Juta

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kelurahan Wirogunan, Kota Yogyakarta, Minggu (29/8/2021).

Dalam kesempatan tersebut, kepolisian menjalin sinergi dengan organisasi kemasyarakatan Tentara Langit. 

Kapolsek Mergangsan, Kompol Rachmadiwanto mengatakan, terdapat lebih kurang 400 paket sembako yang disalurkan untuk warga masyarakat terdampak pandemi.

Ia berujar, gotong royong adalah kunci di tengah situasi sulit. 

"Kami distribusikan untuk komunitas pedagang di Malioboro dan masyarakat umum yang juga terdampak pandemi. Jadi, dibutuhkan perhatian semua pihak, untuk mengurangi dampak pandemi yang menyulitkan ini," cetusnya. 

Oleh sebab itu, dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menggandeng ormas Tentara Langit, supaya organisasi lain turut tergerak, untuk melakukan hal-hal baik bagi warga masyarakat, khususnya di wilayah DI Yogyakarta. 

Baca juga: Malioboro Jadi Kawasan Wajib Vaksin Covid-19, Wisatawan Harus Tunjukan Kartu

"Kami berharap oganisasi masyarakat ini ikut berkontribusi menciptakan suatu iklim yang baik, kondusif, menciptakan kamtibmas tertib. Mari kita wujudkan," terangnya. 

Sementara salah seorang pedagang Pasar Sore Malioboro, Istuk menandaskan, bantuan dari Polda DIY tersebut sangat bermanfaat.

Sebab, sejak pandemi melanda kota pelajar, aktivitas berdagangnya benar-benar terkendala. 

"Jadi, ya, alhamdulillah, kita dapat bantuan. Sudah hampir dua tahun, kondisi Pasar Sore sepi itu. Kita tetap buka, tapi pengunjungnya hampir tidak ada lagi," keluhnya. 

"Kita sampai jual-jual (aset) untuk menopang dapur, agar tetap ngebul. Mudah-mudahan lah, kondisinya bisa segera pulih, supaya aktivitas wisata kembali seperti dulu, karena kita kan hidupnya dari sana," pungkas Istuk. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved