Perbandingan Vaksin Covid-19 Pfizer dan Moderna, Tingkat Efikasi hingga Potensi Efek Samping

Baik Pfizer dan Moderna juga telah mengantongi izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari BPOM.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
SHUTTERSTOCK/Nixx Photography
Ilustrasi vaksin Covid-19 yang dikembangkan Pfizer dan Moderna berbasis teknologi genetik yang disebut mRNA (messenger RNA). 

Efikasi vaksin Pfizer tersebut yakni dari kelompok lanjut usia, 65 tahun, serta mereka yang memiliki kondisi medis tertentu atau penyakit penyerta (komorbid).

Selain itu, vaksin mRNA ini menunjukkan 100 persen efektif pada remaja usia 12 tahun ke atas.

Artinya, vaksin Covid-19 Pfizer ini memberikan perlindungan yang tinggi terhadap infeksi Covid-19.

"Efikasi (vaksin Pfizer) Comirnaty untuk orang usia 19 tahun ke atas mencapai 95 persen. Pada usia 12 sampai 15 tahun (efikasi vaksin) adalah 100 persen," ujar Kepala BPOM Penny K. Lukito, seperti diberitakan Kompas.com, Rabu (21/7/2021).

Untuk efek samping pasca-vaksinasi, sebagian besar cenderung bersifat ringan.

Berikut beberapa efek samping vaksin mRNA Pfizer yang umum dilaporkan:

  • Nyeri badan di tempat bekas suntikan
  • Kelelahan
  • Nyeri kepala
  • Nyeri otot
  • Nyeri sendi
  • Demam

Sementara untuk vaksin Moderna, perbedaan efikasi dengan vaksin Pfizer hanya berbeda 1,1 persen.

Efikasi vaksin Moderna, berdasarkan data yang ditinjau FDA, vaksin mRNA ini efektif 94,1 persen pada orang berusia 18 tahun ke atas. 

Di Indonesia, BPOM telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) terhadap vaksin Moderna pada 2 Juli 2021.

Vaksin Moderna
Vaksin Moderna (AFP/JUSTIN TALLIS)

Penerbitan izin darurat berdasarkan hasil uji klinis fase ketiga dan pengkajian Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19, ITAGI, dan BPOM.

Melansir Kompas.com, 2 Juli 2021, data uji klinis fase ketiga menunjukkan efikasi vaksin Moderna 94,1 persen pada kelompok usia 18-65 tahun.

Sementara untuk usia di atas 65 tahun, efikasinya sebesar 86,4 persen.

Efek samping yang paling sering dirasakan meliputi:

  • Nyeri
  • Kelelahan
  • Nyeri di tempat suntikan
  • Nyeri otot
  • Nyeri sendi
  • Pusing
  • Keluar bercak merah di tangan dan kaki

Keluhan-keluhan tersebut dirasakan setelah seseorang mendapatkan suntikan dosis kedua vaksin.

Keluhan efek samping sama bagi usia dewasa di bawah 65 tahun dan di atas 65 tahun.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved