Breaking News:

Ada 56 Tersangka Kasus Narkoba di Klaten Diringkus Polisi Sejak Januari hingga Agustus 2021

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Klaten meringkus 56 tersangka dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika sejak Januari hingga Agustus

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Kasat Narkoba Polres Klaten AKP Mulyanto saat ditemui di Pendopo Setda Klaten, Kamis (26/8/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Klaten meringkus 56 tersangka dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika sejak Januari hingga Agustus 2021.

Jumlah tersebut, terbilang cukup banyak bila dibandingkan pada tahun 2020 lalu.

Demikian dijelaskan Kasat Narkoba, Polres Klaten, AKP Mulyanto saat Tribun Jogja temui di Pendopo Setda Klaten, Kamis (26/8/2021).

Baca juga: Harga Cabai di Gunungkidul Terjun Hingga Kisaran Rp 10 Ribu Per Kilogram

"Dari bulan Januari sampai Agustus ini ada 44 LP (laporan polisi) dan 56 tersangka. Memang untuk Klaten ini Narkoba masih apa banyak ya karena berada di perbatasan Yogyakarta-Solo," ujarnya.

Ia mengatakan, sepanjang tahun 2020 lalu, jajaran Satresnarkoba Polres Klaten meringkus sebanyak 75 orang tersangka dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

"Kalau tahun 2020, dalam setahun ada LP 59 dan tersangkanya ada 75 orang, rata-rata ada pemain baru dan pemain lama," jelasnya.

Kemudian, lanjut AKP Mulyanto, pada bulan Agustus 2021 jajaran yang ia pimpin berhasil mengungkap 6 LP terkait dengan penyalahgunaan narkotika.

Baca juga: BNNP DIY Lakukan Sidak dan Tes Urine Pada Warga Binaan di Lapas Wirogunan Kota Yogyakarta

"Termasuk, temuan home industri tembakau gorila dengan bb 80 gram di Kecamatan Karangnongko, itu ada 3 tersangka," jelasnya.

Kemudian, kata Kasat, dari kasus penyalahgunaan narkotika yang diungkap selama tahun 2021 ini, tidak ada tersangka yang berstatus di bawah umur atau pelajat.

"Untuk tahun ini kasus narkoba yang kita ungkap di Klaten tidak ada yang di bawah umur. Kalau, sebaran pengungkapan kasus ini paling banyak sabu-sabu," tandasnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved