Breaking News:

Pemkab Magelang Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang menilai perlunya pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai masa trasisi

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Pelaksanaan Bimbingan Teknis Program Kesiapan Bersekolah bagi Satuan Pendidikan PAUD, Rabu (25/08/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang menilai perlunya pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai masa trasisi sebelum memasuki Sekolah Dasar (SD).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Azis Amin Mujahidin menuturkan, adanya PAUD dapat membimbing teknis progran kesiapan bersekolah.

"Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang strategis dalam pengembangan sumber daya manusia. Jadi, anak yang hendak masuk SD tidak terbebani karena adanga trasisi di masa PAU tadi," ujarnya pada Rabu (25/08/2021).

Baca juga: Dinsos Gunungkidul Catat Ada 270 Lebih Anak Yatim Piatu Karena COVID-19

Ia menambahkan, komitmen bersama untuk menjamin penyediaan layanan PAUD bagi seluruh anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun menjadi satu langkah dan upaya agar jasmani dan rohani mereka tumbuh dan berkembang secara optimal.

Sehingga perkembangan anak akan berpengaruh terhadap jenjang pendidikan lebih lanjut. 

"Partisipasi PAUD yang berkualitas dipercaya akan membantu anak bertumbuh kembang secara optimal dan dipantau dari berbagai aspek secara holistik (agama, moral, fisik motorik, bahasa, kognitif, sosial emosional dan seni), sehingga anak siap memasuki jenjang pendidikan selanjutnya," tuturnya.

Pihaknya pun akan menciptakan transisi yang baik dari PAUD ke SD.

Serta menyelaraskan praktik-praktik pembelajaran SD agar dapat mendukung pembelajaran di PAUD dan sebaliknya sangatlah diperlukan dalam upaya mempersiapkan anak untuk bersekolah.

"Hari ini merupakan kegiatan awal pelaksanaan forum komunikasi PAUD-SD yang akan menjadi wadah dan sarana menyamakan persepsi, komunikasi, koordinasi dan meningkatkan peran dalam upaya memberikan layanan yang optimal akan tahapan kesiapan bersekolah anak usia dini," terangnya.

Baca juga: Guru di DI Yogyakarta Diizinkan ke Sekolah untuk Gelar Simulasi Asesmen Nasional

Sementara, Bunda Paud Kabupaten Magelang, Christanti Zaenal Arifin menyampaikan, sangat mendukung kegiatan bimtek yang diselenggarakan oleh Disdikbud Kabupaten Magelang ini. 

"Jadi dengan adanya forum SD dan PAUD ini harapannya dapat menyamakan persepsi terkait dengan bagaimana kesiapan anak dengan pembelajaran yang tertata dan mereka siap untuk memasuki jenjang berikutnya (SD)," ujarnya.

Menurutnya hal ini perlu kesamaan persepsi dari semua pihak, baik dari keluarga, orang tua, lembaga PAUD dan SD, serta dari pemerintah. 

"Harapannya nanti bunda paud di desa, di tingkat kecamatan memahami akan hal ini. Sehingga sinergitas dari semua pihak akan membuahkan hasil sesuai dengan harapan kita. Contohnya seperti tidak membebani anak harus bisa membaca, karena PAUD ini kan belum dituntut untuk bisa membaca, tetapi terkadang orang tua memiliki tuntutan yang lebih. Persepsi yang seperti ini yang harus disamakan agar anak tidak terbebani," pungkasnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved