Breaking News:

PSIM Yogyakarta

Ken Noveryan Sudah Kembali Berlatih Bersama PSIM Yogyakarta

Striker muda PSIM Yogyakarta, Ken Noveryan akhirnya kembali berlatih bersama rekan-rekannya.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
PSIM JOGJA 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Striker muda PSIM Yogyakarta, Ken Noveryan akhirnya kembali berlatih bersama rekan-rekannya setelah pada kesempatan uji coba lawan Arema FC dan PON Jawa Tengah absen.

Penyebab absennya pemain kelahiran 7 November 1999 ini lantaran terdapat sedikit masalah pada kakinya.

"Ken sudah pulih, beberapa hari lalu dia sudah ikut latihan kembali bersama rekan-rekan lainnya di tim," ucap pelatih fisik, Asep Ardiansyah kepada Tribunjogja.com, Rabu (25/8/2021).

Sehingga saat ini sesi latihan PSIM Yogyakarta di Lapangan Kenari dan Stadion Mandala Krida itu dapat diikuti seluruh pemain.

Baca juga: PSIM Yogyakarta Akan Kembali Jajal Uji Coba, Kali Ini Lawan Tim Jawa Barat

Asep juga bersyukur para pemainnya memperlihatkan peningkatan kondisi fisik yang cukup baik semenjak berlatih kembali awal Agustus lalu.

Eks pelatih fisik PSS Sleman ini juga optimis bila jelang kompetisi Liga 2 nanti, anak asuhnya bisa mendapat performa terbaik.

Hal itu pun akan diupayakan dalam proses latihan intensif dan rencana menggelar dua sampai tiga kali lagi uji coba.

"Di sisa waktu yang ada, kami dari tim pelatih akan selalu coba memperbaiki dari evaluasi latihan dan uji coba sebelumnya, harapannya pada kompetisi nanti kondisi semua aspek sudah sampai puncaknya," paparnya.

Sementara itu, informasi terakhir soal Liga 2 akan diselenggarakan sekitar dua pekan setelah sepak mula BRI Liga 1 2021/2022.

Ketentuan itu juga tak akan lepas apabila selama tiga laga uji coba Liga 1 tidak terdapat peningkatan kasus positif Covid-19 yang signifikan, sehingga bisa dipastikan Liga 2 akan segera dilaksanakan.

Baca juga: Pelatih Fisik PSIM Yogyakarta Beri Catatan Usai Laga Uji Coba PSIM Lawan PON Jateng

Lantas untuk format Liga 2, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) berencana untuk membuat format kompetisinya menjadi empat grup, masing-masing diisi oleh enam tim.

Menurut pelatih kepala PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro, format tersebut akan membuat jadwal pertandingan menjadi berdekatan, di sisi lain dengan format itu maka Liga 2 akan digelar lebih singkat.

Padahal, klub-klub Liga 2 seperti diketahui telah mempersiapkan kompetisi sejak jauh-jauh hari, akan tetapi pertandingan yang dilakoninya akan lebih sedikit ketimbang musim sebelumnya dengan format dibagi dua wilayah.

"Ya pasti mepet-mepet jarak pertandingannya, kalau kita main empat grup juga sudah jelas cuma bisa main dengan jadwal yang sedikit," kata Seto.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved