Hasil Survei Elektabilitas Indikator Politik Indonesia: Prabowo, Ganjar dan Anies Bersaing Ketat
Hasil Survei Elektabilitas Indikator Politik Indonesia: Prabowo, Ganjar dan Anies Bersaing Ketat
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan bersaing ketat dalam survei elektabilitas calon presiden 2024 yang digelar oleh Indikator Politik Indonesia.
Dari tiga simulasi dalam survei yang dilakukan pada 30 Juli 2021-4 Agustus 2021 tersebut, elektabilitas Prabowo Subianto selalu menempati urutan tertinggi.
Kemudian disusul oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diurutan kedua dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di urutan ketiga.
Prabowo Subianto meraih 26,2 persen, Ganjar Pranowo meraih 20,8 persen dan Anies Baswedan meraih 15,5 persen.
Sementara Agus Harimurti Yudhoyono menempati urutan ke-6 dengan meraih prosentase 5,4 persen.
Sedangkan Airlangga Hartarto dan Puan Maharani berada di peringkat 12 dan 14.
"Tiga nama ini yang relatif tinggi dibanding nama-nama lain," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam konferensi pers, Rabu (25/8/2021) seperti yang dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com dalam artikel berjudul "Survei Indikator: Elektabilitas Prabowo 26,2 Persen, Disusul Ganjar dan Anies".
Menurut Burhanuddin, elektabilitas Prabowo di atas belum cukup untuk dapat mengantongi kemenangan pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang karena masih ada Ganjar dan Anies yang menyusul di bawahnya.
Lebih lanjut, Burhanuddin menyebut tren elektabilitas Prabowo mengalami peningkatan dibandingkan pada April 2021 sebesar 19,3 persen.
Burhanuddin menilai, hal itu tidak lepas dari tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo yang menurun pada periode survei kali ini.
"Meskipun Pak Prabowo secara formal telah masuk pemerintah tetapi persepsi publik masih dianggap sebagai tokoh yang berada di luar (pemerintahan)," kata Burhanuddin.
Di samping itu, Burhanuddin menyebut elektabilitas Ganjar juga meningkat dari 13,7 persen pada April 2021 menjadi 26,2 persen pada April 2021.
Menurut Burhanuddin, hal itu disebabkan oleh perseteruan antara Ganjar dan Ketua DPP PDI-P Bambang Wuryanto yang berdampak pada meningkatnya popularitas Ganjar.
"Waktu April tingkat kedikenalan ganjar itu 50-an persen. Survei kali ini naik jadi 69 persen karena drama itu, drama itu justru menjadi berkah buat Ganjar Pranowo," kata Burhanuddin.
Berikut hasil lengkap survei elektabilitas calon presiden yang dilakukan Indikator pada 30 Juli 2021-4 Agustus 2021 dengan jumlah responden sebanyak 1.220 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tingkatkan-kerjasama-bidang-pertahanan-menhan-uea-temui-prabowo-subianto.jpg)