Jawa

Pemkab Magelang Perpanjang PPKM Level 3, Aktivitas Wisata Belum Diperbolehkan

Untuk seluruh kegiatan wisata di Kabupaten Magelang belum diperbolehkan beroperasi sementara waktu.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Gerbang utama Candi Borobudur nampak masih tertutup rapat dengan spanduk pemberitahuan penutupan sementara selama PPKM, Selasa (24/08/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang kembali memperpanjang masa PPKM dengan status level 3 hingga 30 Agustus 2021 mendatang.

Aktivitas wisata di Kabupaten Magelang masih belum diperbolehkan. Hal tersebut, merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menuturkan, untuk seluruh kegiatan wisata di Kabupaten Magelang belum diperbolehkan beroperasi sementara waktu.

"Pada perpanjangan PPKM kali ini, wilayah Kabupaten Magelang masih pada status level 3, di mana kegiatan wisata belum bisa beroperasi,"jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Selasa (24/08/2021).

Baca juga: Kunjungan Pariwisata di Kabupaten Magelang Diperkirakan Turun hingga 82 Persen

Ia menambahkan, pada perpanjangan kali ini untuk fasilitas olahraga ruang terbuka diperbolehkan untuk beroperasi.

Namun, tetap memperhatikan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas olahraga di ruang terbuka.

"Untuk fasilitas olahraga di ruang terbuka sudah diizinkan. Tapi dengan aturan pembatasan jumlah orang yang diperbolehkan 50 persen dari kapasitas maksimal," terangnya.

Sementara itu,  Marketing dan Service Director PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko,  Hetty Herawati menuturkan, adanya perpanjangan PPKM dimanfaatkan untuk melakukan pengayaan kepada para pegawai.

"Meskipun, operasional candi belum bisa dibuka. Kami manfaatkan waktu untuk meningkatkan kemampuan SDM melalui berbagai pelatihan," ujarnya.

Pihaknya juga sudah merancang berbagai fasilitas digital untuk meminimalisir terjadi kontak antar wisatawan.

Baca juga: Pelaku Wisata di Kabupaten Magelang Dapat Suntikan Melalui Vaksinasi Merdeka Candi

Penggunaan fasilitas tersebut, akan dipakai ketika destinasi wisata diizinkan beroperasi.

"Kami sudah mempersiapkan berbagai fasilitas yang mengedepankan contactless untuk para pengunjung. Jadi, pengunjung hanya menggunakan gawainya untuk berbagai keperluan mulai dari tiket hingga pembayaran. Dengan begitu, pengunjung akan lebih aman dan nyaman ketika berwisata," terangnya.

Dengan segala persiapan yang dilakukan pelaku wisata dalam mengedepankan prokes.

Pihaknya pun berharap PPKM bisa berhasil mengendalikan kasus Covid-19.

Sehingga dengan kesinambungan tersebut, bisa membuat pelaku wisata cepat bangkit kembali. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved