Selama PPKM, Pasar Tradisional di Kota Magelang Sepi Pembeli

Selama PPKM Level 4, tingkat kunjungan masyarakat ke pasar tradisional di Kota Magelang mengalami penurunan.

Tribunjogja/Nanda Sagita Ginting
Suasana pasar Kebon Polo, Kota Magelang nampak lengang dari aktivitas jual beli, Senin (23/08/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, tingkat kunjungan masyarakat ke pasar tradisional di Kota Magelang mengalami penurunan.

Seperti di pasar Kebon Polo, Kota Magelang.

Suasana jual beli di pasar tersebut terlihat sepi, tidak banyak warga yang berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Salah satu pedagang sembako, Kurniawati (52) menuturkan, sejak pandemi hingga keluarnya aturan PPKM kunjungan pembeli ke pasar masih belum stabil.

"Dari pagi tadi ya seperti ini, sepi gak ada pembeli. Ini sudah hampir tutup, tapi pembeli yang datang masih sedikit," ujarnya kepada Tribunjogja.com, pada Senin (23/08/2021).

Selama PPKM berlangsung, Kurniawati mengaku mengurangi dagangannya karena takut tidak habis.

Terutama jenis barang yang tidak bisa disimpan dalam waktu yang lama.

"Sekarang, sudah gak berani stok barang, takut rugi karena pembeli sedikit.

Biasanya, beras bisa terjual 100 kilogram per hari kini palingan hanya 20 kilogram saja. Begitupun dengan telur, biasanya bisa 40 kilogram per hari sekarang paling hanya sekitar 15 kilogram," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Hanguskan Rumah di Krapyak Kulon

Baca juga: Polri Keluarkan Izin Penyelenggaraan Liga 1 2021

Sepinya pengunjung pun turut dirasakan, Sumarno (49) penjual daging ayam.

Ia mengatakan, permintaan daging ayam belum menunjukkan adanya kenaikan.

Pada kondisi normal biasanya daging ayam bisa terjual hingga 50 sampai 60 kilogram per hari. Sekarang, hanya  bisa menghabiskan 20 kilogram per harinya.

"Masih sama saja seperti kemarin sebelum PPKM. Belum stabil lah untuk pembelian,"terangnya.

Ia menuturkan, biasanya pada perayaan hari besar seperti hari kemerdekaan kemarin, permintaan ayam seharusnya mengalami kenaikan.

Namun, karena masih adanya masa pembatasan banyak yang tidak menggelar kegiatan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved