Membuahkan Hasil, Kasus Covid-19 di Sleman Dinilai Turun Kisaran 10-15 Persen
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan di Kabupaten Sleman dinilai mulai membuahkan hasil.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Dari jumlah tersebut, 33.633 dinyatakan sudah sembuh dan 1.734 meninggal dunia. Sementara yang masih dirawat 5.050 orang. Isolasi mandiri 37 dan Isolasi terpusat 236 orang.
Sekda Sleman Harda Kiswaya sebelumnya menyampaikan, meskipun saat ini angka penularan Covid-19 di Sleman cenderung menurun namun masih sedang.
Artinya penularan masih di atas ambang batas yang seharusnya Level 3 sehingga sampai sekarang masih diterapkan PPKM Level 4.
Kurva penularan menurut dia sangat fluktuatif. Sebab dalam upaya mendisiplinkan protokol kesehatan di masyarakat, petugas masih mengedepankan toleransi, antara kesehatan dan ekonomi.
"Langkah kita, akan lebih mendisiplinkan lagi," kata dia.
Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta 21 Agustus 2021: Tambah 930 Kasus Baru, 29 Pasien Meninggal
Sepanjang bulan Agustus, data layanan pemakaman jenazah dengan protokol covid-19 di Kabupaten Sleman angkanya bergerak turun.
Bahkan, pada 13 Agustus pernah mencatatkan nol kasus kematian Isoman di dalam rumah. Saat ini kasus meninggal di dalam rumah cenderung menurun.
Meskipun secara akumulatif dari tanggal 1 hingga 17 Agustus pukul 18.00 WIB layanan pemakaman dengan prokes Covid-19 jumlahnya masih cukup banyak, yaitu 453 pemakaman.
Rinciannya, 370 meninggal dunia di fasilitas Kesehatan dan 83 orang meninggal saat isolasi mandiri di rumah.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, pasien yang meninggal dunia kebanyakan memiliki penyakit penyerta (komorbid) sehingga memperparah kondisi kesehatan. Hingga kini pihaknya terus berupaya, agar warga yang sedang Isoman di rumah bisa isolasi di selter terpadu sehingga kesehatannya dapat terpantau.
"Harapan kami PPKM turun (ke level 3). Meskipun sekarang belum turun, kami minta masyarakat tetap pakai Protokol Kesehatan," kata dia. (rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-update-corona-di-daerah-istimewa-yogyakarta.jpg)