Yogyakarta

Kontingen DIY Didampingi Tim Keamanan Saat Berlaga di PON XX Papua

Untuk memastikan keamanan atlet saat PON, kontingen DIY akan didampingi tim keamanan yang terdiri 10 orang yang dibentuk dari unsur TNI dan Polri.

Tayang:
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Yuwantoro Winduajie
Ketua KONI DIY Djoko Pekik Irianto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY memohon restu kepada Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X sebelum kontingen DIY berlaga dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada Oktober 2021 mendatang.

Ditemui usai menemui gubernur, Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto menyatakan bahwa Raja Keraton Yogyakarta itu telah memberi restu keberangkatan dan menitipkan sejumlah pesan.

Gubernur menyebut bahwa prestasi dan medali memang menjadi tujuan atlet untuk bertanding.

Namun KONI DIY diharapkan tak melupakan aspek kesehatan atletnya.

Baca juga: Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan, KONI DIY Targetkan 11 Emas pada Gelaran PON XX Papua

Terlebih saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung.

"Karena kondisinya pandemi sehingga harus betul betul melakukan preventif menyiapkan kontingen," terang Djoko, Jumat (20/8/2021).

Djoko melanjutkan, penerapan protokol kesehatan memang menjadi perhatiannya.

Sebelum diberangkatkan, seluruh atlet dan pelatih wajib menjalani karantina.

Mereka juga harus menjalani tes PCR secara berkala.

Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa seluruh kontingen berada dalam kondisi sehat setibanya di Papua.

"Pemerintah Papua juga preventif menyediakan segala sesuatu terkait prokes," terangnya.

Lebih jauh, saat di Papua nanti, kontingen DIY juga akan didampingi oleh tim keamanan.

Baca juga: Atlet Panahan Andalan DIY Arif Dwi Pangestu Diharapkan Segera Gabung Puslatda Persiapan PON Papua

Tim tersebut terdiri 10 orang yang dibentuk dari unsur TNI dan Polri.

Hal ini untuk memastikan keamanan atlet di sana.

"Rencananya ada 10 personel pengamanan dari Polda dan TNI. Ini pendamping yang bisa memberi rasa aman tenang dan nyaman kepada atlet sehingga secara psikologis tidak was-was dan sebagainya," bebernya.

Pada PON kali ini, pihaknya membawa kontingen berjumlah 276 orang untuk bertanding.

Adapun sebanyak 130 diantaranya merupakan seorang atlet.

"Pertandingannya tidak seperti PON biasa tapi ada di empat tempat. Ada di Jayapura, Kota Jayapura, Merauke, dan Timika. Jadi ini menjadi salah satu PON yang cukup berat," terangnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved