Evaluasi Seto Nurdiyantoro untuk Skuat PSIM Yogyakarta Seusai Menang dari Arema FC
Meski berhasil memetik kemenangan, Seto Nurdiyantoro menyoroti beberapa hal dari penampilan skuat PSIM Yogyakarta di laga sore tadi.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Sedangkan PSIM Yogyakarta masih kesulitan untuk merangsek pertahanan Singo Edan, julukan Arema FC.
Hingga babak pertama usai, kedudukan pun tidak berubah, skor kacamata menutup paruh pertama.
Masuk babak kedua, Arema FC harus kehilangan striker andalannya, Carlos Fortes setelah melanggar Beny Wahyudi dan diganjar kartu merah oleh pengadil lapangan.
Arema FC pun harus bermain dengan 10 orang.
Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan, anak asuh Seto Nurdiyantoro beberapa kali mencoba keluar dari tekanan.
Beberapa kali kerja sama apik pemain PSIM Yogyakarta mampu membuat ancaman bagi pertahanan Arema FC.
Gol pemecah kebuntuan pun tercipta oleh kaki Aditya Putra Dewa lewat tendangan bebas pada menit ke-78.
Situasi itu terjadi setelah Imam Witoyo dilanggar tidak jauh dari kotak penalti Arema FC.
Setelah memimpin satu angka, PSIM Yogyakarta semakin percaya diri dan beberapa kali mengancam pertahanan Singo Edan.
Namun penguasaan bola lagi-lagi tetap dipegang oleh klub asal Malang itu.
Sayangnya mereka tidak bisa membalas satu gol yang dilesakkan oleh Dewa.
Hingga akhir pertandingan, skor 1-0 bertahan untuk kemenangan PSIM Yogyakarta.
( tribunjogja.com )