Sinetron Ikatan Cinta

PERDAMAIAN di Sinetron Ikatan Cinta : Mama Rosa dan Oma Can Saling Memaafkan dan Menguatkan

PERDAMAIAN di Sinetron Ikatan Cinta : Mama Rosa dan Oma Can Saling Memaafkan dan Menguatkan

Tayang:
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
Tangkapan layar YouTube RCTI Layar Drama Indonesia
Oma Can 

TRIBUNJOGJA.COM - Pada sebuah momen, Oma Can dan Mama Rosa tertegun saat menyaksikan tayangan televisi yang menayangkan berita soal Elsa.

Mama Rosa dan Oma Can pun tak kuasa menahan kesedihan dan memilih pergi ke toilet.

Di toilet, Oma Can berkali kali menyampaikan rasa penyesalannya dan memohon maaf atas huru hara yang dilakukan Elsa.

Pun demikian Mama Rosa, permintaan maaf juga disampaikan kepada Oma Can.

Mama Rosa berusaha menenangkan Oma Can yang terlihat sangat emosional.

Hubungan Oma Can dan Mama Rosa sempat memanas gara gara ulah Elsa yang terus membuat kegaduhan.

Namun setelah kejahatan Elsa terungkap, Karina atau Oma Can dan Mama Rosa saling menguatkan.

Baca juga: NASIB ASMARA Rendi dan Jenifer di Sinetron Ikatan Cinta : Masih Malu Mengakui Jika Saling Cinta

Mama Rosa dan Elsa
Mama Rosa dan Elsa (Tangkapan layar YouTube RCTI Layar Drama Indonesia)

Di situasi sebelumnya, Mama Rosa tak kuat melihat reka adegan saat Elsa menusuk Roy dengan sebuah gunting.

Mama Rosa memang sangat kehilangan Roy, namun ia juga tak menutup mata perlakuan Roy kepada Elsa yang memicu Elsa berbuat nekat.

Mama Rosa mengatakan pada Mama Sarah dan Papa Surya bahwa ia sudah ikhlas dan memaafkan Elsa.

Di satu sisi, Mama Sarah dan Papa Surya juga tak menyangka Elsa bisa nekat melakukan itu pada Roy.

Sebelumnya Mama Rosa sengaja menemui Elsa untuk bicara dari hati ke hati.

Duduk dihadapannya sosok perempuan berwajah cantik dengan mengenakan busana serba orange menatap tajam ke arah Mama Rosa.

Perasaan campur aduk berkecamuk di benak Mama Rosa. 

Kesempatan ini Mama Rosa gunakan untuk memastikan Elsa harus bertanggung jawab atas perbuatannya terhadap Roy.

Elsa justru menggunakan kesempatan bicara empat dengan Mama Rosa untuk mencari pembenaran atas perbuatannya yang telah membuat nyawa Roy melayang.

Elsa mengungkapkan pada Mama Rosa alasan kuat sampai ia tega menghabisi nyawa Roy.

Elsa merasa direndahkan oleh Roy dengan menyebut bahwa Elsa tak pantas untuk diperjuangkan.

Elsa sakit hati karena Roy juga tak mau bertanggung jawab pada kehamilan Elsa.

Mendengar hal itu, Mama Rosa tak kuasa menahan air mata. Apalagi saat Elsa berkali kali menyebut Roy bukan anak yang baik.

Mama Rosa meminta maaf pada Elsa atas semua perbuatan Roy dan meminta Elsa memaafkan Roy.

Namun Mama Rosa juga mengingatkan kepada Elsa agar taat terhadap proses hukum yang sedang dijalaninya.

Baca juga: WATAK KERAS KEPALA di Sinetron Ikatan Cinta : Riki dan Elsa Setali Tiga Uang Keras Kepalanya

Elsa dipenjara
Elsa dipenjara (Tangkapan layar YouTube RCTI Layar Drama Indonesia)

Sikap Andin sebagai kakak Elsa patut diapresiasi. Andin justru meminta maaf dan tak ingin melihat Elsa nestapa seperti ini.

Andin melakukan semua ini hanya demi Reyna yang selama ini menderita karena ulah Elsa.

Meski Andin sudah berusaha mencurahkan isi hatinya secara baik baik, justru Elsa yang masih saja menyalahkan Andin.

Elsa berpikir seolah olah apa yang ia alami adalah salah Andin, padahal karena ulah ia sendiri.

Andin tetap sabar dan berusaha menenangkan Elsa dan meminta maaf jika Elsa harus mengalami situasi seperti saat ini, menjadi tahanan Polisi.

Elsa tak bisa menahan emosi, ia menghardik dan mengusir Andin sembari berteriak histeris.

Saat ini Elsa sudah ditetapkan sebagai tersangka tunggal kasus pembunuhan Roy.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved