MotoGP
Berita Moto GP Hari Ini: Marc Marquez Kecewa, Jorge Martin Puas, Fabio Quartararo Galau
Marc Marquez merasa kuat meski sebenarnya kecewa gagal naik podium di MotoGP Austria. Hasil MotoGP seri 11 penuh drama setelah hujan mengguyur
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Padahal, semula itu optimistis setidaknya jika tidak menjadi yang pertama, dia bisa merebut podium.
"Ya (bisa menang), Anda tidak pernah tahu, tapi saya kuat dengan perasaan yang sangat bagus," kata Marquez, dikutip Tribun Jogja dari Motosan.es via bolasport.
"Saya tidak tahu bagaimana saya akan finis, mungkin saya akan finis kedua atau ketiga, tetapi podium pastinya akan bagus."
"Saya merasakan perasaan yang sangat bagus, terutama kualifikasi di mana kami berada di baris kedua start kelima."
Adapun pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, finis ketujuh. Namun hasil itu membuatnya mulai perhitungan demi mengamankan posisi di puncak klasemen MotoGP 2021.
Quartararo saat ini memuncaki klasemen MotoGP 2021 dengan koleksi 181 poin atau unggul 47 poin atas Francesco Bagnaia (Ducati) dan Joan Mir (Suzuki Ecstar) yang sama-sama mengumpulkan 134 angka.
Kini, ia mengaku tidak ingin mengambil risiko. "Saya memiliki banyak risiko dan saya tidak ingin membuat kecelakaan bodoh. Ini pertama kalinya tahun ini saya sedikit berpikir tentang kejuaraan, saya ingin jujur," kata Quartararo dilansir Tribun Jogja via bolasport dari Tuttomotoriweb.
"Saya sangat senang dengan cara saya membalap di lintasan kering. Saya merasa hebat, saya menyerang, saya bisa berjuang untuk kemenangan pada akhir balapan dan ini penting," kata Quartararo
"Saya hampir mengalaminya (terjatuh) di tikungan 1 ketika Marc jatuh. Anda dapat melihat di TV bahwa saya hampir menyentuhnya. Itu adalah saat untuk memikirkan tentang kejuaraan. Kami tiba ke Austria dengan keunggulan 34 poin di trek ini dan kami meninggalkan Austria dengan 47 poin."
"Kami mengambil keuntungan dan saya pikir kami tidak mengharapkan itu. Jadi, saya pikir sekarang poin kami cukup bagus di kejuaraan, jadi saya ingin terus seperti itu. Saya pikir Mir ingin memberi tekanan kepada saya, tetapi itu tidak berhasil dengan saya" aku Quartararo.
Finis di posisi ketujuh sebenarnya merupakan hasil positif karena meskipun ia berada di belakang dua rival terdekatnya, Bagnaia dan Mir, itu memungkinkannya untuk mempertahankan selisih poin yang tidak terlalu jauh.
"Dalam kondisi lintasan kering saya merasa sangat baik dan saya hanya menunggu. Kami menghemat banyak ban sehingga kami memiliki kemungkinan untuk melakukan jauh lebih baik untuk akhir balapan," tutur Quartararo.
"Bagaimanapun, kecepatan kami ada di sana. Kami di sini untuk memperjuangkan kemenangan dalam kondisi kering dan saya pikir itu sangat penting.
"Ada tujuh atau delapan balapan tersisa. Jadi, saya mengambil balapan demi balapan dan yang berikutnya (Silverstone) adalah salah satu favorit saya. Sekarang saya akan mencoba berjuang untuk menang di Silverstone."
"Saya pikir kami memiliki peluang. Di trek itu pada 2019, karier saya pada MotoGP berubah. Jika cuaca tetap kering kami bisa balapan dengan baik," ucap Quartararo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/motogp-austria-2021.jpg)