Asam Lambung
Begini Ciri-ciri Batuk Akibat Asam Lambung Naik dan Cara Mengatasinya
Begini ciri-ciri batuk yang disebabkan asam lambung dan cara mengatasinya
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Tribunjogja.com - Penyakit asam lambung merupakan satu di antara penyakit yang banyak diderita masyarakat di Indonesia.
Jika asam lambung naik, biasanya penderitanya akan merasa kondisi tak enak pada perut, juga mual.
Namun jangan salah, ketika asam lambung Anda kambuh dan asam naik ke tenggorokan bisa menyebabkan batuk.
Sebagaimana diketahui, penyakit asam lambung adalah masalah kesehatan yang membuat cairan asam dari lambung naik kembali ke saluran makanan bagian atas.
Gejala asam lambung naik yang utama adalah munculnya rasa sakit sampai terasa panas seperti terbakar (heartburn) di perut atas sampai dada.
Namun, ada kalanya penyakit asam lambung memicu gejala batuk terus-menerus atau kronis.
Penyakit asam lambung naik yang kumat sedikitnya dua kali seminggu disebut gastroesophageal reflux disease (GERD).
Baca juga: Begini Cara Menghilangkan Lendir Menumpuk di Tenggorokan Akibat Asam Lambung Naik
Ciri-ciri batuk karena asam lambung
Melansir Healthline, ahli dari University of North Carolina School of Medicine AS menyebutkan, GERD menjadi biang 25 persen kasus batuk kronis.
Mayoritas penderita batuk karena asam lambung tidak merasakan gejala asam lambung naik yang khas seperti heartburn.
Berbeda dari batuk karena masalah pernapasan, batuk karena asam lambung naik punya ciri-ciri sebagai berikut:
-Batuk terjadi di malam hari atau setelah makan
-Batuk terjadi saat penderita berbaring
-Batuk tidak dipicu merokok atau minum obat tertentu
-Hasil rontgen dada normal, tidak seperti pada penderita asma atau masalah pernapasan lainnya.
Baca juga: 9 Langkah Mencegah Asam Lambung Kambuh dan Naik ke Kerongkongan
Bagaimana asam lambung bisa memicu batuk?
Melansir Medical News Today, ada dua mekanisme bagaimana asam lambung bisa memicu batuk.
Pertama, batuk bisa terjadi sebagai refleks saat asam lambung mengiritasi saluran makanan bagian atas.
Kedua, asam lambung naik ke atas pipa makanan dan menyebabkan sisa asam menetes di pita suara atau tenggorokan. Jenis penyakit asam lambung naik yang kedua ini dikenal sebagai laryngeal pharyngeal reflux (LPR).
Gejala LPR saat asam lambung memicu peradangan di area pita suara dan tenggorokan di antaranya:
-Batuk Suara serak
-Kerap berdehem
-Terasa ada yang tersangkut di tenggorokan
Diagnosis batuk karena asam lambung
Lantaran gejala batuk karena asam lambung tidak ada tanda spesifik seperti masalah pernapasan, dokter jamak merekomendasikan pemeriksaaan khusus.
Penderita biasanya disarankan melakukan pemeriksaan endoskopi bagian atas dan pengecekan kadar keasaman di esofagus.
Untuk memastikan penyebab batuk karena asam lambung, dokter terkadang juga memberikan obat asam lambung jenis penghambat pompa proton (PPI).
Jika gejala batuk reda setelah penderita minum obat PPI secara rutin, kemungkinan besar penderita mengalami batuk karena asam lambung.
Baca juga: 6 Resep Obat Herbal Asam Lambung Ampuh dan Bisa Diracik Sendiri di Rumah
Cara mengatasi batuk karena asam lambung
Batuk karena asam lambung yang tak kunjung sembuh bisa diatasi dengan berbagai cara, di antaranya:
-Menjaga berat badan ideal untuk mengurangi tekanan pada perut
-Stop merokok
-Makan perlahan-lahan dan hindari makan berlebihan
-Tidak langsung berbaring setelah makan
-Tidur dengan posisi sandaran kepala lebih tinggi
Selain itu, penderita juga disarankan menghindari makanan pemicu asam lambung naik, seperti alkohol, kafein, gorengan, makanan berlemak, asam, dan pedas.(Mahardini Nur Afifah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/asam-lambung-26072021.jpg)