Breaking News:

Erupsi Gunung Merapi

Update Gunung Merapi 10 Agustus 2021, Hujan Abu Tipis Guyur 19 Desa di Kabupaten Magelang 

Sekitar pukul 20.27 WIB, Gunung Merapi mengeluarkan guguran awan panas dengan jarak luncur 2500 meter ke arah barat daya.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Karang Taruna Babadam, Paten, Kecamatan Dukun
Hujan abu tipis dampak guguran awan panas Gunung Merapi kembali meluas mengguyur 19 Desa di Kabupaten Magelang, Selasa (10/8/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Hujan abu tipis dampak guguran awan panas Gunung Merapi kembali meluas mengguyur 19 Desa di Kabupaten Magelang.

Berdasarkan keterangan resmi BPBD Magelang sekitar pukul 20.27 WIB, Gunung Merapi mengeluarkan guguran awan panas dengan jarak luncur 2500 meter ke arah barat daya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magelang, Mhd Muzamil menuturkan, terjadi perluasan sebaran hujan abu tipis akibat guguran awan panas Gunung Merapi.

"Kondisi sama seperti siang tadi, namun terjadi perluasan sebaran abu ke beberapa Desa yang lain. Untuk hujan abu sendiri belum diserta pasir, masih tipis. Karena, gerakan angin cenderung kuat ke arah Barat Laut ," ujarnya kepada Tribunjogja.com, pada Selasa (10/08/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: Malam Ini Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas, Sejumlah Desa di Magelang Hujan Abu

Adapun ke-19 desa yang terdampak perluasan sebaran abu yakni Desa Paten dan Desa Sengi yang berada di Kecamatan Dukun.

Lalu, Kecamatan Sawangan meliputi Desa Ketep dan Desa Wonolelo.Kecamatan Pakis meliputi Desa Pakis,Desa Gejagan,Desa Rejosari, Desa Banyusidi, Desa Ketundan, Desa Petung,dan Desa Daleman Kidul.

Kecamatan Grabag meliputi Desa Pucungsari, Desa Pesidi, Desa Lebakdan, Desa Tlogorejo. Untuk Kecamatan Tegalrejo yang terkena dampak Desa Kebonagung serta Kecamatan Secang meliputi Desa Karangkajen, Desa Donorejo, dan Desa Krincing.

Sementara itu, pihaknya sudah melakukan pemantauan dengan berkoordinasi melalui TRC Kecamatan dan masyarakat.

Baca juga: Sebanyak 6 Kecamatan di Kabupaten Magelang Diguyur Hujan Abu Tipis Gunung Merapi

Hingga pemantauan melalui alat komunikasi dan media.

"Kami sudah lakukan tindakan antisipasi dengan berkoordinasi bersama TRC dan masyarakat. Untuk saat ini, aktivitas masyarakat belum terganggu," urainya.

Sementara itu, Karang Taruna Dusun Babadan, Paten, Kecamatan Dukun, Slamet menuturkan, hujan abu tipis mulai dirasa sekitar pukul 19.00 WIB.

"Iya, ini hujan abunya lebih tebal. Sekitar pukul 19.00 WIB tadi sudah mulai turun hingga saat ini. Untuk kegiatan masyarakat sendiri belum terganggu, aktivitas masih berjalan normal," ungkapnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved