Breaking News:

Sudah Seribu Orang di Bantul Meninggal Terpapar Covid-19

Dari data corona.bantulkab.go.id hingga 1 Agustus 2021, total kasus kematian akibat virus menular itu sudah mencapai 1.000 orang.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
TRC BPBD DIY
Tim TRC BPBD DIY lakukan pemakaman dengan prosedur Covid-19, Selasa (22/6/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL -- Jumlah kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Bantul terus bertambah dari hari ke hari.

Dari data corona.bantulkab.go.id hingga 1 Agustus 2021, total kasus kematian akibat virus menular itu sudah mencapai 1.000 orang.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan covid-19 setempat menyebut, kasus kematian banyak disebabkan oleh faktor usia lanjut (lansia) dan penyakit penyerta. 

"Menurut usia, karena lansia lebih dari 55 tahun. (Kalau) menurut ada tidaknya penyakit penyerta, dikarenakan ada penyakit penyerta," jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, Senin (2/8/2021). 

Menurut Oki, sapaan Sri Wahyu Joko Santoso, pasien covid-19 di Bumi Projotamansari banyak yang meninggal dunia di Rumah Sakit.

Meskipun ada juga yang meninggal saat Isolasi mandiri. Penyebabnya karena terlambat tertangani.

Selama ini, kata dia, masih banyak pasien yang tidak mau menjalani Isolasi di selter Kabupaten maupun Kalurahan karena merasa tidak memiliki keluhan berat. 

Padahal, pasien covid-19 yang memiliki gejala sangat dianjurkan untuk isolasi di selter Kabupaten maupun RS rujukan.

Baca juga: Kabar Duka, Nakes Hamil 7 Bulan di RS PKU Muhammadiyah Bantul Gugur karena Covid-19 

Baca juga: Bansos Dipercepat, Ini Sederet Bantuan yang Bergulir di Bantul 

Karenanya, Puskemas sejauh ini melakukan pendataan dan memilah, pasien mana yang harus dibawa ke selter dan siapa yang boleh isolasi di rumah. 

Pasien yang dibolehkan isolasi mandiri di rumah ada sejumlah kriteria. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved