KRIMINALITAS
Polisi Telusuri Bukti Kematian Remaja yang Penuh Luka Sayatan
Maryati lari ketakutan saat menyaksikan buah hatinya, SYP, dalam keadaan tak bernyawa dan bersimbah darah di ruang tengah rumahnya.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Agus Wahyu
Tim inafis kepolisian juga sudah mengambil sampel darah, selimut dan sprei korban untuk diteliti.
"Olah TKP sudah, tadi sudah membawa sampel darah sama sprei juga. Itu akan kami teliti. Sebenarnya kami kan hanya back up saja," katanya.
Pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan apakah SYP merupakan korban penganiayaan. Dari barang bukti yang dikumpulkan, tim inafis juga tidak menemukan pisau atau benda tajam lainnya di dekat korban.
"Belum dapat kami simpulkan. Saat olah TKP hanya darah, selimut dan macam-macam yang kami ambil. Tapi kalau pisau enggak ada," terang dia.
"Saksi juga belum, kan baru pengumpulan data di TKP. Nanti tetap kami periksa siapa yang pertama kali melihat korban," jelasnya.
Petugas kepolisian masih terus bekerja untuk mengumpulkan bukti-bukti dan para saksi hingga malam ini. Termasuk motif pembunuhan tersebut mengarah pada indikasi dugaan perampokan sebuah rumah. (hda)
Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Jumat 30 Juli 2021 halaman 05.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-kriminal_20180801_161800.jpg)