Penyakit Diabetes
Hati-hati, Penderita Diabetes Bisa Mengalami Sesak Napas, Ini 4 Penyebabnya
Jika penderita Diabetes sesak napas baru atau memburuk hal ini menjadi tanda kondisi yang berpotensi serius.
Gejala lain yang mungkin dialami penderita diabetes saat mengalami serangan jantung atau stroke, termasuk:
- Berkeringat
- Gangguan pencernaan atau mual
- Nyeri atau ketidaknyamanan di lengan, rahang, dada, perut bagian atas, atau punggung
- Kelopak mata turun atau senyum di satu sisi wajah
- Bicara cadel
Salah satu dari gejala ini harus dievaluasi oleh dokter.
Karena orang yang hidup dengan diabetes memiliki risiko lebih tinggi terkena serangan jantung dan stroke, mengunjungi dokter secara teratur adalah sesuatu yang penting untuk dilakukan.
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik lengkap, termasuk pembacaan tekanan darah, dan kemungkinan akan memesan tes laboratorium untuk meninjau kadar kolesterol dan gula darah Anda seperti tes hemoglobin A1C.
Dokter juga kemungkinan akan merekomendasikan obat resep untuk mengelola diabetes dan mencegah komplikasi penyakit jantung, seperti gagal jantung.
3. Koma Diabetes
Orang yang menderita diabetes dapat memiliki glukosa darah tinggi (hiperglikemia) atau terlalu sedikit glukosa (hipoglikemia).
Dilansir dari Medical News Today, mirip dengan ketoasidosis, terlalu banyak atau terlalu sedikit glukosa dapat memengaruhi fungsi paru-paru dan menyebabkan penderita mengalami sesak napas.
Gejala lain dari kondisi hiperglikemia dan hipoglikemia mungkin termasuk:
- Mengantuk
- Sakit perut
- Mulut kering
- Haus yang ekstrim
- Gemetar atau lemah
- Kebingungan
Tingkat gula darah yang sangat tinggi atau rendah dapat menyebabkan keadaan darurat yang mengancam jiwa yang disebut koma diabetes.
Koma diabetes terjadi ketika seseorang menjadi tidak sadar dan tidak responsif terhadap lingkungannya.
Untuk hipoglikemia, pengobatan awal adalah cairan melalui vena dan pemberian glukosa melalui vena.
Untuk hiperglikemia, pengobatan awal adalah pemberian cairan melalui vena dan pemberian insulin.
Baca juga: Begini Cara Mencegah Pegal dan Mati Rasa Kaki Penderita Diabetes
Pada hipoglikemia dan hiperglikemia, pasien dipantau secara ketat untuk jangka waktu tertentu dan mungkin dirawat di rumah sakit untuk observasi lebih dekat dan pencegahan episode berulang hipoglikemia atau hiperglikemia.
Setelah pengobatan awal selesai, pasien perlu menindaklanjuti dengan dokter untuk membuat strategi pencegahan hipoglikemia dan hiperglikemia, seperti:
- Pemantauan ketat kadar glukosa
- Memiliki tablet glukosa darurat yang tersedia
- Memiliki identifikasi medis, seperti gelang khusus untuk keadaan darurat potensial
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/diabetes-28072021.jpg)