Khasiat Kolang Kaling

Manfaat Kolang Kaling, Dapat Cegah Osteoporosis

kolang-kaling dapat bermanfaat untuk kesehatan tulang, khususnya guna mencegah osteoporosis.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Kompas.com
Ilustrasi : Kolang Kaling 

TRIBUNJOGJA.COM – Kolang kaling merupakan inti biji buah atap, atau yang dikenal juga sebagai buah pohon enau atau aren. 

Selain rasanya yang nikmat dan segar, kolang kaling juga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh karena mengandung beragam nutrisi.

Dalam 100 gram kolang-kaling terdapat 243 mg fosfor, 6 gram karbohidrat, 91 mg kalsium, 0,4 gram protein, 0,2 gram lemak, 1,6 gram serat, 0,5 mg zat besi, dan kalori sebanyak 27 kkal.

Kolang-kaling juga merupakan sumber vitamin B dan K serta mengandung banyak air yang baik bagi tubuh.

Dengan kandungan nutrisi tersebut, kolang-kaling bermanfaat bagi tubuh.

Salah satu manfaat kolang kaling adalah mencegah osteoporosis.

Kolang kaling adalah biji pohon aren atau enau (Arengan Pinnata) yang berbentuk pipih dan bergetah.
Kolang kaling adalah biji pohon aren atau enau (Arengan Pinnata) yang berbentuk pipih dan bergetah. (Kemenlu.go.id)

Kolang-kaling juga terbukti memiliki kandungan kalsium yang tergolong tinggi, yakni mencapai 91 miligram pada buah kolang-kaling.

Maka dapat dipastikan, kolang-kaling dapat bermanfaat untuk kesehatan tulang, khususnya guna mencegah osteoporosis.

Apabila dibandingan dengan susu, jumlah kalsium pada kolang-kaling memang lebih rendah.

Pada setiap 100 gram susu sapi murni, terkandang 125 miligram kalsium, sedangkan pada 100 gram kolang-kaling terkandung 91 miligram kalisum.

Meski demikian, kandungan kalori pada kolang-kaling jelas lebih rendah ketimbang susu sehingga kosumsi buah ini tak akan terlalu berisiko membuat berat badan naik.

Bahkan, kolang-kaling memiliki keunggulan mengandung lebih banyak serat daripada susu.

Kolang-kaling juga bermanfaat mengobati radang sendi. Pada umumnya, karbohidrat yang terkandung pada kolang-kaling adalah galaktomannan.

Galaktomannan ini sering digunakan sebagai salah satu bahan dalam pembuatan obat-obatan untuk penyakit radang sendi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved