Pak Luhut Binsar Ungkap Meningkatnya Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia
jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 3.127.826, dengan jumlah kasus Sembuh sebanyak 2.471.678 dan 82.013 meninggal.
Tribunjogja.com == Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 3.127.826, dengan jumlah kasus Sembuh sebanyak 2.471.678 dan 82.013 meninggal.
Data itu adalah yang terakhir dirilis laman Covid19.go.id pada Minggu (25/7/2021) siang pukul 11.55 WIB.
Laman Covid9.go.id juga merilis melonjak kasus secara drastis dipengaruhi beberapa faktor satu diantara adalah varian Delta yang tingkat penyebarannya lebih tinggi dari pada varian pertama virus penyebab COVID-19.
Penting untuk kita mengetahui lebih banyak tentang varian Delta dan dampak yang ia sebabkan pada penanganan COVID-19.
Seperti saat ini, melalui sebuah riset awal di Skotlandia, diketahui bahwa orang yang tidak divaksinasi memiliki risiko lebih tinggi dirawat inap saat tertular varian Delta daripada yang belum divaksinasi.
Dilansir dari Kompas.com, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan sejumlah faktor penyebab meningkatnya kematian pasien Covid-19 dalam sepekan terakhir.
Hal ini disampaikan ketika memberikan arahan kepada jajaran pimpinan provinsi se-Jawa dan Bali serta kementerian dan lembaga terkait pada Sabtu (24/7/2021) kemarin.
Arahan tersebut dibeberkan pada rapat koordinasi bertema “Tindak Lanjut Langkah Intervensi untuk Penurunan Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jawa-Bali”.
Dari hasil penelitian tim di lapangan, angka kematian meningkat karena beberapa faktor.
"Kapasitas RS yang sudah penuh, pasien yang ketika datang saturasinya sudah buruk, serta meninggal karena tidak terpantau ketika melakukan isolasi mandiri di rumah,” jelas Luhut,
sebagaimana dikutip dari keterangan resminya pada Minggu (25/7/2021). Luhut menambahkan, hasil tinjauan lapangan menemukan bahwa rata-rata pasien yang meninggal menderita komorbid atau belum menerima vaksin.
“Setelah memahami faktor-faktor ini, kita harus melakukan intervensi untuk mengurangi angka kematian secara cepat,” tegasnya.
Langkah-langkah intervensi tersebut adalah dengan meningkatkan kapasitas ICU dari RS dengan oksigen sentral pada daerah-daerah yang memiliki tingkat kematian tinggi.
Selain itu, pihaknya juga menegaskan perlunya menyediakan tempat isolasi terpusat dan terpantau bagi pasien risiko tinggi yang melakukan isolasi mandiri.
Sejalan dengan itu, Dinas Kesehatan diminta untuk berkoordinasi dengan TNI untuk memperoleh akses paket obat gratis dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/luhut-binsar-pandjaitan_20180319_223002.jpg)