Erupsi Gunung Merapi
Update Gunung Merapi 23 Juli 2021, Tidak Ada Lontaran Awan Panas atau Lava Pijar Guguran Pagi Ini
Gunung Merapi teramati landai pagi ini, Jumat (23/7/2021). Cuaca dan berawan. Angin bertiup sedang ke arah barat.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM - Gunung Merapi teramati landai pagi ini, Jumat (23/7/2021).
Cuaca dan berawan.
Angin bertiup sedang ke arah barat.
Suhu udara 14-19 °C, kelembaban udara 58-71 %, dan tekanan udara 836-918 mmHg.
Gunung jelas hingga kabut 0-I.
Baca juga: Kejar Target Testing Sampel Covid-19, Pemda DIY Adakan Dua Unit PCR Robotik
Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 100 m di atas puncak kawah.
Gempa guguran terjadi sebanyak 41 kali dengan amplitudo 3-25 mm berdurasi 21-177 detik.
Hembusan terjadi tiga kali dengan amplitudo 4-5 mm berdurasi 14-29 detik.
Gempa hybrid/fase banyak berjumlah 28 kalo, amplitudo 3-20 mm, S-P 0.7-0.9 detik berdurasi 6-10 detik.
Vulkanik Dangkal terjadi sebanyak 11 kali, amplitudo 23-75 mm berdurasi 5-20 detik.
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya.
Area potensi sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih.
Baca juga: 4 Zodiak yang Diramalkan akan Mendapat Keberuntungan Akhir Pekan Ini Sabtu 24 Juli 2021
Sedangkan, lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.