Indonesia Borong 6 Pesawat Tempur T-50i Golden Eagle, Ini Spesifikasinya

Indonesia Borong 6 Pesawat Tempur T-50i Golden Eagle, Ini Spesifikasinya

Tayang:
Editor: Hari Susmayanti
Via Tribunjabar.id
Spesifikasi pesawat T50i Golden Eagle. 

Sementara delapan pesawat lagi berwarna kamuflase hijau khas misi tempur.

Meski sudah dinobatkan sebagai elemen TT (Tempur Taktis), tapi ironisnya T-50i saat hadir di Indonesia belum dibekali radar udara.

Hal ini menjadikan T-50i belum optimal 100% untuk misi tempur, macam CAP (Combat Air Patrol).

Bila ada kebutuhan operasi pertahanan udara yang mendesak, T-50i memang masih tetap mampu beraksi dengan panduan dari radar ground control yang akan memandu pilot menuju sasaran.

Namun untuk eksekusi tembakan, selanjutnya pilot hanya bisa mengandalkan kemampuan visual langsung. Karena tidak adanya perangkat radar, maka saat ini pada bagian dalam hidung pesawat hanya dibekali ballast (pemberat) agar pesawat seimbang.

Tentu saja, TNI AU kedepan berencana untuk melengkapi armada T-50i dengan radar agar pilot dapat beropeasi secara mandiri.

Pilihan yang digariskan adalah jenis multimode radar AN/APG-67 besutan General Electric. Ini jenis radar yang dulu sempat digunakan pada prototipe F-20 Tigershark.

Radar ini bisa mendeteksi target sejauh 80 nautical mile (148 km) pada mode air to air, air to surface, dan air to sea.

Kecanggihan T-50i terletak pada flight control system, diantaranya pesawat berkursi tandem ini sudah menggunakan fly by wire digital flight control, active stick technology, on board oxygen generation system (OBOGS), electrical emergency power unit, triple redundant electrical system, dan digital break by wire.

Sementara pada bagian dalam kokpit, sudah terbenam layar HUD (head up display), integrated up front control, color multifunction displays, HOTAS (Hand on Throttle and Stick), dan untuk kursi lontar menggunakan Martin Baker MK1o.

Untuk menunjang misi tempur, T-50i dibekali sistem GPS/INS, radio UHF/VHF, integrated IFF (identification friend or foe), radar altimeter, integrated mission computer, dan radar warning receivers (RWR), sehingga mampu mendeteksi keberadaan musuh dari segala arah.

Kapabilitas daya hancur masuk di segmen light attack mission, selain bekal kanon internal, T-50i dibekali tujuh hardpoints.

Senjata andalannya seperti rudal udara ke udara AIM-9 Sidewinder, bom MK82, SUU-20, dan rudal udara ke permukaan AGM-65 Maverick.

Dapur pacu T-50i dipercayakan pada mesin tunggal F404-GE-102 dan mampu menghasilkan daya dorong 17.700 pounds dengan after burner dan 11.000 pounds dengan tenaga mil power.

Mesin besutan General Electric ini disokong teknologi dual channel digital electronic control. Kecepatan maksimal T-50i mencapai Mach 1.5.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved