Ketika Menteri BUMN Erick Thohir Minta Maaf
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia terkait penanganan pandemi Covid-19.
Namun, hal itu dipastikan Erick murni hanya untuk percepatan pemberian vaksin Covid-19.
Meski pada akhirnya pemerintah memutuskan untuk membatalkan kebijakan vaksin berbayar individu seiring dengan banyaknya kritik keras dari publik.
Adapun sebelum Erick, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah lebih dahulu menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat terkait PPKM Darurat Jawa-Bali, jika dalam pelaksanaannya di rasa belum optimal.
Seperti diketahui, Luhut merupakan Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali yang penerapannya berlangsung sepanjang 3-20 Juli 2021.
"Sebagai koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali dari lubuk hati paling dalam, saya ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, jika dalam penanganan PPKM Darurat Jawa-Bali ini masih belum optimal," ungkap dia dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/7/2021).
Ia memastikan, akan bekerja keras bersama jajaran menteri dan kepala lembaga terkait untuk menurunkan kasus Covid-19.
Saat ini, varian Delta yang tingkat penularannya 7 kali lebih tinggi dari varian lainnya, memang tengah mendominasi kasus Covid-19 di Indonesia.
"Saya bersama jajaran dan menteri kepala lembaga terkait akan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa penyebaran varian Delta ini bisa diturunkan," kata Luhut.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setelah Luhut, Kini Erick Thohir Minta Maaf Terkait Penanganan Covid-19"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/erick-thohir-ok.jpg)