Breaking News:

Rubrik Otomotif Gaspol 52: 'Ducati' Star, Putra Samosir Ubah Wujud Honda Star 1986 Jadi Tracker

Berawal dari keinginan untuk membangun motor idaman, Steven Sinurat (20) memberanikan diri merombak total Honda Astrea Star tahun 1986 miliknya tampil

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Steven Sinurat (20) meng-kustom Honda Star 1986 milinya jadi tracker 

Sementara itu, Taspen yang saat ini menempuh pendidikan Etnomusikologi di ISI Yogyakarta merasa sangat beruntung bisa bertemu dengan keluarga baru di Artnarchy Custom Garage, yang menjembataninya untuk mewujudkan motor kustom impiannya. Apabila Bowo menyebut motor ini 'Ducati Star', lain halnya Taspen yang memberikan nama 'MotorTeju' pada kuda besinya.

"MotorTeju itu artinya 'Terkejut Aku bang', karena dalam prosesnya penggarapannya memang banyak kejutan. Hasilnya pun bagi saya sangat mengejutkan, benar-benar di luar ekspektasi saya bisa seperti ini," ujar Taspen.

"Sembari dalam berproses, saya merasa sangat beruntung dapat mengenal keluarga baru, saudara baru, teman baru, serta mendapatkan hal-hal yang tidak biasa dilakukan dalam aktivitas sehari hari saya," tambah pemuda asal Ambarita, Pulau Samosir, Sumatera Utara ini.

Baca juga: BREAKING NEWS: Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos di Bantul 

Lebih lanjut Taspen menceritakan, awalnya memang ada keraguan ketika Artnarchy Custom Garage menawarkan padanya untuk mewujudkan sendiri motor impiannya.

Terlebih, ia sama sekali tak memiliki pengalaman di bidang otomotif sebelumnya. Namun, setelah didampingi dan melalui beberapa proses, motor kustom miliknya akhirnya selesai dibangun pada 2020 lalu.

"Mungkin kalau waktunya dipadatkan bisa selesai digarap dalam waktu 3 bulan. Namun pengerjaannya kan tidak setiap hari, sebab saya juga memiliki kesibukan lainnya di kampus, jadi mungkin dalam seminggu hanya tiga kali saya datang ke bengkel," ujar Taspen.

Rombak Total Jadi Sangar

Motor kustom garapan Taspen ini memang dirombak total, tampilannya pun jadi sangar. Sebab, Taspen hanya mempertahankan bagian mesin Honda Astrea Star di motor kustom miliknya, sedangkan bagian motor lainnya merupakan kustom di antaranya rangka atau frame berkelir kuning yang sekilas menyerupai motor pabrikan Ducati, tangki, serta jok memanjang yang meruncing di bagian belakang mengikuti bentuk dari rangka.

Bagian shock depan menggunakan orian bawaan Honda GL, sedangkan untuk wheelset depan dan belakang menggunakan bawaan Tiger dengan ring 18, dibalut ban Swallow Wiro 212, sehingga tampilannya tampak lebih gagah.

Untuk bagian arm, 'Ducati' Star ini menggunakan bawaan motor Honda Tiger. Bagian shock belakang menggunakan after market.  Area kokpit dibuat resik dengan hanya dipasang setang trail, serta holder after market di sisi kiri-kanan untuk starter, menyalakan fog lamp led di bagian depan serta lampu sein di sisi kiri dan kanan. (Han)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved