Breaking News:

INSPIRING BEAUTY

Paduan Suara Antarkan Dita ke Tokyo

SUPEL dan ramah, begitu kesan pertama saat bertemu dengan dara bernama lengkap Paulina Dita Prameswari.

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Agus Wahyu
TRIBUN JOGJA/BRAMASTO ADHY
Paulina Dita Prameswari 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SUPEL dan ramah, begitu kesan pertama saat bertemu dengan dara bernama lengkap Paulina Dita Prameswari. Dita, begitu ia akrab disapa, belakangan ini aktif dalam organisasi GenBI, dibawah bimbingan Bank Indonesia.

Di organisasi yang anggotanya adalah para mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia ini, Dita dipercaya sebagai Wakil Ketua GenBI Regional DIY 2021. Dita suka berorganisasi. Bagi Dita, terlibat dalam sebuah organisasi, membuka peluang dirinya belajar banyak hal yang selama ini belum ia pelajari di bangku kuliah.

Sebelum bergabung di GenBI, Dita lebih dulu aktif di depan dan belakang layar Paduan Suara Vocalista Paradisso di kampusnya UPN Veteran Yogyakarta. Dita tak hanya menjadi anggota Alto di paduan suara tersebut, namun juga dipercaya menjabat sebagai ketua audisi, sekretaris hingga divisi dana usaha.

Dita merasakan, bagaimana suka duka menjadi tim di belakang layar. Terutama, ia rasakan saat paduan suara yang ia ikuti akan mengikuti sebuah festival tingkat dunia di Tokyo, Jepang pada 2019 lalu.

"Seru banget, selain mempersiapkan materi lagu yang akan dibawakan, aku dan tim juga diberi tanggungjawab di divisi dana usaha. Kita berusaha bersama mencari tambahan dana melalui penjualan merchandise," ungkap Dita.

Usaha tim paduan suara yang diikuti Dita kala itu tak sia sia. Setidaknya, ada beberapa kategori yang bisa menyabet gelar terbaik. Satu di antaranya kategori folklore atau kategori yang menampilkan lagu-lagu daerah.

Menurut pengalaman Dita, kategori ini menjadi andalan perwakilan Indonesia pada umumnya. Melalui lagu-lagu daerah, catatan prestasi paduan suara mahasiswa dari Indonesia di tingkat dunia memang langganan juara.

Bagi Dita, bisa menorehkan prestasi di tingkat dunia melalui paduan suara dengan menjadi anggota sekaligus tim belakang layar, sungguh hadiah spesial bagi perjalanan hidupnya. Pengalaman inilah, yang kemudian membuat Dita semakin penasaran dengan dunia balik layar.

Dita pun tak melewatkan kesempatan, ketika ada peluang bisa terlibat di sebuah organisasi dan ikut mendukung sebagai tim di balik layar. "Aku pada dasarnya memang suka berbagi ide, gagasan dengan siapapun. Dengan berorganisasi seperti di Paduan Suara atau di GenBI, aku bisa menyalurkan bakatku bersosialisasi," ungkap Dita. 

Pernah Dalami Dunia Gymnastic
Dara kelahiran Yogyakarta, 25 Januari 2000 ini, rupanya pernah mendalami dunia olah tubuh melalui gymnastic. Menurutnya, gymnastic memiliki banyak manfaat untuk kebugaran tubuh.

Selain kebugaran, gymnastic melatih kedisiplinan dan belajar mengorganisasi tubuh dengan gerakan gerakan yang bertujuan melenturkan tubuh. "Aku intens berlatih gymnastic sebelum sibuk di paduan suara. Minimal aku ada bekal olah nafas selama latihan gymnastic," aku Dita.

Meski sudah tak aktif lagi di dunia gymnastic, Dita pun masih sesekali berlatih agar kebugaran tubuhnya tetap terjaga. Apalagi, menurut Dita, pada masa pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini, kesehatan menjadi hal yang sayang berharga.

"Tak harus gymnactic, kita bisa berolahraga sesuai kebutuhan tubuh kita masing masing dan banyak pilihannya. Intinya kita kudu sehat, tetap berpikir positif dan konsumsi makanan yang baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh kita," imbuh Dita. (yud)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Minggu 18 Juli 2021 halaman 05.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved