Jenis-jenis Tanaman Obat Herbal yang Dipercaya Bisa Bantu Tingkatkan Imunitas Tubuh

Manfaat tanaman obat juga bisa dirasakan lewat berbagai cara, seperti dikonsumsi menjadi minuman atau digunakan dalam bentuk minyak atsiri.

Editor: Muhammad Fatoni
pixabay.com
Ilustrasi Minuman Jahe 

TRIBUNJOGJA.COM -Beberapa jenis tanaman obat herbal dipercaya memiliki manfaat dan khasiat baik untuk kesehatan tubuh.

Salah satunya adalah bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan atau imunitas tubuh.

Hal ini tentunya bisa menjadi alternatif untuk menjaga daya tahan tubuh di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Manfaat tanaman obat juga bisa dirasakan lewat berbagai cara, seperti dikonsumsi menjadi minuman atau digunakan dalam bentuk minyak atsiri.

Mengutip pemberitaan Kompas.com (13/6/2020), tanaman obat adalah jenis tanaman yang sebagian atau seluruh isi tanamannya, seperti daun, batang, buah, umbi (rimpang), hingga akar digunakan sebagai obat, bahan, atau ramuan obat-obatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan obat herbal atau medicinal plants sebagai tanaman yang digunakan dengan tujuan pengobatan dan merupakan bahan asli dalam pembuatan obat herbal.

Di masa pandemi seperti saat ini, manfaat tanaman obat juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

Berikut beberapa di antaranya:

1. Jahe

besthealthmag.ca, Kompres jahe alternatif menyembuhkan batuk berdahak pengganti obat
Ilustrasi jahe (besthealthmag.ca)

Jahe (Zingiberaceae) banyak digunakan untuk produk obat tradisional dan diklaim dapat membantu penyembuhan berbagai macam penyakit.

Menurut buku Jahe yang ditulis oleh Hesti Dwi Setyaningrum dan Cahyo Saparinto (2013), jahe yang diolah menjadi jamu dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti penyakit degeneratif, penurunan daya tahan tubuh, hingga penurunan vitalitas.

Rimpang jahe memiliki kandungan vitamin A, B, C, lemak, protein, pati, dammar, asam organik, oleoresin (gingerin), hingga minyak terbang (zingeron, zingerol, zingeberol, zingiberin, borneol, sineol, dan feladren).

Selain diolah menjadi jamu atau minuman, jahe juga kerap dimanfaatkan untuk obat-obatan seperti obat masuk angin dan sakit perut.

Jahe terbukti ampuh mengatasi masuk angin dan sakit perut karena memiliki efek farmakologis yang berkhasiat sebagai obat dan memperkuat khasiat obat yang dicampurkannya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved