Breaking News:

COVID-19 di Kota Yogyakarta Terus Melonjak, Pemuda Pancasila Minta Pemda DIY Tarik Rem Darurat

Lonjakan kasus COVID-19 di DI Yogyakarta mendapat sorotan berbagai pihak, salah satunya dari Ormas Pemuda Pancasila.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Ketua MPW Pemuda Pancasila DIY, Faried Jayen Soepardjan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lonjakan kasus COVID-19 di DI Yogyakarta mendapat sorotan berbagai pihak, salah satunya dari Ormas Pemuda Pancasila.

Mereka menganggap, sudah waktunya Pemda DIY kebijakan drastis di tengah PPKM Darurat.

Ketua MPW Pemuda Pancasila DIY, Faried Jayen Soepardjan mengatakan, peningkatan pasien COVID-19 di DIY kini tidak main-main lagi, dan tak dapat disepelekan.

Baca juga: Melihat dari Dekat, Para Relawan Membuat Peti Jenazah yang Didonasikan ke RS Rujukan Covid-19

Bahkan, pada Selasa (13/7/2021) lalu, terdapat tambahan 2.731 kasus.

"Pemda DIY harus berupaya lebih keras dalam menangani lonjakan kasus positif COVID-19. Kalau perlu, segera tarik rem darurat, supaya penularan COVID-19 tidak semakin masif dan bisa terkendali," katanya, Rabu (14/7/2021).

Rem darurat yang dimaksudnya ialah, dengan mengambil sikap tegas dalam pelaksanaan PPKM Darurat.

Ia menilai, sampai sejauh ini, kebijakan yang sesuai rencana bakal bergulir hingga 20 Juli itu, masih jauh dari maksimal.

"Harus dipertegas lagi pelaksanaannya. Tidak cukup hanya TNI, Polri dan Satpol PP. Masyarakat juga harus dilibatkan. Dengan catatan, pemerintah wajib memberi sosialisasi secara masif sampai tingkat bawah," tandas Jayen.

Baca juga: HOTEL Paling Terdampak, 50 Persen Pekerja di Kota Yogyakarta Terancam PHK Selama PPKM Darurat

"Dengan sosialisasi, serta pemahaman yang benar-benar utuh ini, masyarakat akan tahu, sadar, dan mau bergotong royong bersama-sama untuk di rumah saja jika tidak ada keperluan penting, atau mendesak," tambahnya.

Menurutnya, dengan jumlah kader di DIY yang mencapai puluhan ribu, Pemuda Pancasila siap turun langsung, guna membantu pemgawasan penerapan protokol kesehatan (prokes) sepanjang PPKM Darurat ini berlangsung.

"Kami sudah perintahkan semua jajaran di ranting dan anak ranting, untuk mengawasi penerapan prokes secara ketat di lingkungan masing-masing. Relawan kita juga siap terjun untuk membantu masyarakat," tandasnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved