Berita Kesehatan
Hati-hati, Ini 5 Tanda Bahwa Anda Menggunakan Bra yang Terlalu Ketat
Bra yang terlalu ketat bisa memicu berbagai masalah. Semisal terjadinya iritasi hingga nyeri pada tubuh bagian atas
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Bra seharusnya mampu menopang bagian payudara. Ia pun harus aman serta nyaman saat digunakan. Namun, bra yang terlalu ketat juga bisa menyebabkan sejumlah keluhan yang tak boleh disepelekan. Di antaranya dapat memicu sakit di bagian punggung, dan membuat tubuh bagian atas Anda terasa kaku dan nyeri.
Oleh sebab itu, penting artinya untuk memilih bra yang pas. Ia tidak terlalu longgar dan juga tidak terlalu ketat.
Untuk memastikan kenyamanan, dan keamanan pada tubuh Anda, berikut ini merupakan sejumlah tanda yang menggambarkan bahwa Anda mengenakan bra yang terlalu ketat. Sehingga diharapkan Anda bisa melakukan langkah yang tepat selanjutnya, yakni menggantinya dengan bra yang berukuran pas dengan tubuh dan ukuran payudara Anda.
Baca juga: Mengenal Tahapan Perubahan Bentuk Payudara Selama Masa Kehamilan
1. Kulit Anda teriritasi atau lecet
Bra yang ketat dapat menyebabkan sejumlah masalah kulit, termasuk folikulitis, dermatitis, ruam panas, dan gatal-gatal.
"Ketika pakaian ketat menggesek kulit, itu dapat menyebabkan keringat berlebih serta iritasi dan peradangan pada folikel rambut," kata Heather Downes, MD, dokter kulit bersertifikat dewan dan pendiri Lake Forest Dermatology.
“Tidak hanya itu, bakteri dan/atau jamur di permukaan kulit dapat lebih mudah menembus folikel rambut ini sehingga menyebabkan infeksi,” tambahnya.
Ruam panas terjadi ketika saluran keringat tersumbat, dan gatal-gatal dapat berkembang melalui tekanan fisik pada kulit.
Baca juga: Waspadai 5 Penyebab Payudara Nyeri Sebelah Kiri, Bisa Jadi Gejala Sakit Jantung hingga Kanker
2. Anda terus-menerus menyesuaikannya
Anda mungkin secara tidak sadar terus-menerus menyesuaikan tali bra saat Anad bergerak.
3. Memperparah asam lambung
"Pakaian ketat, seperti Spanx, di perut dapat meningkatkan tekanan intra-abdomen ke titik di mana seseorang dapat mengalami refluks asam dari asam yang didorong dari perut ke kerongkongan bagian bawah," kata Downes.
Baca juga: 5 Kebiasaan Sehari-hari Penyebab Payudara Kendur dan Tips Mencegahnya
4. Payudara memaksa keluar
Bra yang terlalu ketat bisa menyebabkan sakit di bagian payudara, terutama pada bagian kawat di bagian bawahnya.
Payudara juga bisa menyembul keluar di bagian atas atau samping.
Jika dibiarkan tentu hal ini menimbulkan ketidaknyamanan sepanjang hari ketika Anda beraktifitas.
Robynne Winchester, pemilik jaringan pakaian dalam Bay Area Revelation in Fit mengatakan bahwa kawat bawah yang dipasang dengan benar harus benar-benar mencakup akar payudara Anda, dan itu harus rata di tulang rusuk Anda.
5. Sakit pada tubuh bagian atas
Bra yang terlalu ketat bisa menyebabkan sakit pada bagian bahu dan punggung.
Ini akan terasa tidak nyaman dan sungguh menyakitkan jika dipakai dalam rentang waktu yang lama.
Winchester mengatakan bahwa orang sering mengganti tali yang terlalu longgar dengan mengencangkan tali terlalu banyak, yang membuat bahu tegang.
Dari beberapa tanda di atas, masalah yang paling umum terjadi akibat dari bra yang terlalu ketat adalah munculnya masalah kulit.
Ia bisa menimbulkan lesi kulit jinak keratosis seboroik. Lesi ini kemudian bisa membengkak atau berdarah hingga menimbulkan rasa sakit. (*/HealthLine)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ukuran-payudara_20161024_181502.jpg)