UGM Tambah Tempat Isolasi Mandiri Covid-19 untuk Masyarakat di Mardliyah Islamic Center

UGM menyiapkan Mardliyah Islamic Center (MIC) sebagai tempat isolasi bagi pasien Covid-19 yang sudah siap huni.

Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Gedung Mardliyah Islamic Center (MIC) UGM 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - UGM menyiapkan Mardliyah Islamic Center (MIC) sebagai tempat isolasi bagi pasien Covid-19 yang sudah siap huni.

Gedung milik UGM yang berada sebelah selatan RSUP Dr Sardjito ini memiliki 137 kamar dengan 200 bed yang diperuntukan bagi pasien Covid-19 yang berobat ke RSUP Dr Sardjito dan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM.

“Adanya kebutuhan dan permintaan mendesak untuk mendukung pelayanan RSUP Dr Sardjito dan RSA UGM, kita jadikan MIC untuk tempat isolasi pasien Covid-19,” kata Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM Prof Dr Paripurna Sugarda MHum LLM, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: BUKAN JAMINAN, Epidemiolog UGM Angkat Bicara Tentang Pemberian Vaksin Dosis Ketiga untuk Nakes

Menurut Paripurna kebutuhan akan penambahan ruang isolasi di DIY saat ini cukup meningkat dikarenakan melonjaknya kasus positif Covid-19.

Ia menambahkan, UGM berinsiatif menyediakan tempat isolasi baru.

Sebelumnya, katanya, UGM sudah menjadikan dua asrama mahasiswa yakni Darma Putra Baciro dengan 292 dari total 495 bed digunakan untuk ruang isolasi mandiri.

Dikatakan Paripurna, ruang isolasi MIC nantinya diperuntukan bagi masyarakat umum yang akan melakukan isolasi mandiri setelah mendapat rujukan dari dokter di RSUP Dr Sardjito dan RSA UGM.

Paripurna menegaskan, penggunaan MIC sebagai tempat isolasi Covid-19 sudah mendapat persetujuan dan arahan dari Ketua MWA UGM Prof Pratikno dan Rektor UGM Prof Panut Mulyono.

Bahkan pihak UGM menurutnya juga mengambil inisiatif untuk menghubungi para mitra.

“Yayasan Tzu Chi, Yayasan Artha Graha, dan Sinar Mas juga memberikan dukungan dengan membantu pengadaan kebutuhan-kebutuhan untuk isolasi mandiri,” ujarnya.

Masing-masing ruang isolasi MIC UGM menurut Paripurna dilengkapi dengan televisi, kulkas, meja dan kursi bahkan setiap kamar disediakan pendingin ruangan.

“Kapasitas memang terbatas jadi penyediaan fasilitas tersebut memang dalam rangka mengantisipasi lonjakan kebutuhan akan ruang isolasi bagi pasien,” katanya.

Baca juga: Hari Ini 37 Orang Meninggal karena Covid-19 di DI Yogyakarta, Angka Kasus Baru Tembus 1.809

Seperti diketahui MIC UGM baru saja selesai dibangun pada akhir tahun lalu.

Gedung yang menempati lahan seluas 4.000 meter persegi ini merupakan inklusif hub generasi muda untuk mengembangkan diri menjadi calon pemimpin.

“Ke depan akan banyak kegiatan-kegiatan di sana. Mulai dari socio-preneur, ekonomi syariah, leadership, seni dan budaya,” pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved