Breaking News:

Manfaat Daun Kelor

Kandungan Nutrisi Daun Kelor dan Khasiatnya untuk Berbagai Penyakit, Simak Juga Bahayanya

Daun Kelor yang memiliki kandungan nutrisi kalsium, protein, zat besi, asam amino, vitamin C serta antioksi dan memang sangat bermanfaat

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Pixabay/SVIBHANDIK
Daun kelor memiliki banyak manfaat dan khasiat untuk kesehatan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Daun Kelor dan khasiatnya untuk membantu mengobati berbagai macam penyakit telah dikenal baik secara tradisional maupun medis. Hal itu karena memang kandungan nutrisi Daun Kelor cukup kaya dan baik untuk kesehatan tubuh. 

Walau demikian, tidak ada salahnya mencermati apa bahaya Daun Kelor terutama jika mengonsumsinya tidak pas.

Daun Kelor yang memiliki kandungan nutrisi kalsium, protein, zat besi, asam amino, vitamin C serta antioksi dan memang sangat bermanfaat dalam dunia pengobatan. 

MANFAAT Daun Kelor
MANFAAT Daun Kelor (Health Line)

Di Indonesia, daun kelor dipercaya memiliki berbagai macam khasiat. Dari mulai bermanfaat dalam penyembuhan penyakit hingga diyakini mampu mengobati guna-guna.

Secara medis, pohon yang memiliki nama ilmiah moringa oleifera ini memang terbukti memiliki khasiat dalam hal kesehatan.

Sebagai informasi, tanaman kelor adalah tanaman asli India utara yang juga dapat tumbuh di tempat tropis dan sub tropis lainnya, seperti Asia dan Afrika.

Ini sudah diaplikasikan dalam praktik pengobatan tradisional selama berabad-abad. Yang digunakan adalah bagian daun, bunga, biji, dan akar tanaman.

Secara tradisional tanaman kelor telah digunakan sebagai obat untuk kondisi seperti:

  • Diabetes
  • Peradangan yang berlangsung lama
  • Infeksi bakteri, virus, dan jamur
  • Nyeri sendi
  • Kesehatan jantung
  • Kanker

Kandungan nutrisi Daun Kelor

Kelor memiliki banyak vitamin dan mineral penting . Daunnya memiliki 7 kali lebih banyak vitamin C daripada jeruk dan 15 kali lebih banyak kalium dibandingkan pisang. 

Ia juga memiliki kalsium, protein, zat besi, dan asam amino, yang membantu tubuh Anda menyembuhkan dan membangun otot.

Kelor juga mengandung antioksidan, zat yang dapat melindungi sel dari kerusakan dan dapat meningkatkan sistem kekebalan Anda.

Ada beberapa bukti bahwa beberapa antioksidan ini juga dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi lemak dalam darah dan tubuh.

Manfaat Tanaman Kelor

Selama ini banyak penelitian tentang kelor menggunakan hewan sebagai subjek uji coba. Namun memang belum diketahui secara pasti apakah hasilnya akan sama jika diujicobakan pada manusia.

Para peneliti terus bekerja untuk mengetahui dengan tepat bagaimana ekstrak dari pohon ini mempengaruhi manusia, tetapi studi awal menunjukkan bahwa ini dapat membantu dalam penyembuhan sejumlah keluhan kesehatan, meliputi ;

1. Artritis reumatoid

Ekstrak daun kelor dapat menurunkan pembengkakan cairan, kemerahan, dan nyeri

2. Diabetes

Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa protein mirip insulin yang ditemukan dalam kelor dapat membantu menurunkan gula darah.

Bahan kimia tanaman yang ditemukan dalam daun dapat membantu tubuh memproses gula dengan lebih baik, dan dapat memengaruhi cara tubuh melepaskan insulin.

3. Kanker

Dalam tes laboratorium, ekstrak daun memperlambat pertumbuhan sel kanker pankreas dan membantu kemoterapi bekerja lebih baik.

Studi laboratorium lain menunjukkan bahwa daun, kulit kayu, dan akar kelor semuanya memiliki efek anti kanker yang dapat menyebabkan obat baru.

4. Memori

Beberapa ahli berpendapat bahwa antioksidan dan bahan kimia tanaman yang meningkatkan kesehatan dapat menyembuhkan stres dan peradangan di otak.

Para ilmuwan juga mencoba untuk melihat apakah itu dapat membantu keluhan-keluhan kesehatan berikut ini :

  • Kolesterol
  • Radang sendi
  • Tekanan darah tinggi
  • Kerusakan hati yang disebabkan oleh obat-obatan
  • Sakit maag
  • Asma
  • Penyembuhan luka
  • Kolitis ulseratif
  • Diare
  • Anemia
  • Penurunan Berat Badan

Apa saja bahaya Daun Kelor?

Penelitian menunjukkan bahwa secara umum tidak masalah memakan daun atau biji polong muda, dan ekstrak daun yang terbuat dari bubuk dan air juga aman. 

Tapi bisa berbahaya memakan kulit kayu atau daging buahnya, terutama bagi wanita hamil. Bahan kimia di kulit kayu bisa membuat rahim berkontraksi dan menyebabkan keguguran.

Oleh karena itu, sebagai langkah antisipasi maka sebaiknya jangan digunakan jika Anda sedang hamil atau menyusui. Bicaralah dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi kelor atau suplemen apa pun, terutama jika Anda mengonsumsi obat apa pun.

Mengenai efek samping daun kelor untuk kesehatan, dikutip Tribun Jogja dari laman kontan, disebutkan beberapa orang tidak boleh mengonsumsi daun kelor sembarangan.

Sebab, daun kelor memiliki efek samping yang bisa memicu masalah kesehatan.

Melansir dari situs Inside Morning, daun kelor mengandung alkaloid yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Tidak hanya itu, senyawa tersebut juga bisa memperlambat denyut jantung.

Penderita diabetes yang mengonsumsi obat-obatan kimia secara rutin sebaiknya tidak mengonsumsi daun kelor. Sebab, konsumsi daun kelor bersama dengan obat kimia tersebut bisa menurunkan gula darah secara signifikan sampai di bawah batas normal.

Selain itu, daun kelor bisa menganggu fungsi kerja hati bila dikonsumsi secara berlebihan.

Maka Anda sebaiknya mengonsumsi daun kelor secukupnya atau berkonsultasi dulu dengan dokter.

(*/WebMD/mon)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved