Breaking News:

Stok Oksigen di Rumah Sakit Kota Magelang Menipis, Pemkot Pesan Oksigen dari Luar Kota 

Naiknya angka penularan Covid-19 di Kota Magelang berimbas pada menipisnya ketersediaan oksigen di rumah sakit rujukan untuk para pasien

Samuel Ramos/Unsplash.com
Ilustrasi tabung oksigen 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Naiknya angka penularan Covid-19 di Kota Magelang berimbas pada menipisnya ketersediaan oksigen di rumah sakit rujukan untuk para pasien yang menjalani perawatan.

Plt Kepala Dinkes Kota Magelang, dr Intan Suryahati menuturkan, kelangkaan oksigen terjadi sejak awal Juli lalu seiring naiknya konfirmasi  pasien  positif Covid-19.

"Menipisnya oksigen mulai terasa pada awal bulan. Ketika, laporan penularan Covid-19 terjadi lonjakan yang sangat signifikan belakangan ini. Akibatnya kebutuhan, tak sebanding dengan produksi oksigen yang ada," jelasnya kepada Tribun Jogja, pada Kamis (08/07/2021).

Bahkan, untuk mengatasi agar persediaan oksigen tidak sampai habis pihaknya terpaksa harus memesan dari luar Kota Magelang.

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta 8 Juli 2021: Tambah 1.424 Kasus Baru, Kasus Positif Tembus 70.000

Hal itu lantaran pasokan dari produsen yang berada wilayah Magelang sudah tidak mampu memenuhi permintaan atas kebutuhan di rumah sakit rujukan.

"Carinya (oksigen) sulit sekali. Dulu, pasokan oksigen didapat dari daerah Magelang yakni Secang dan Blondo, namun belakangan ini persediaan terbatas. Sehingga, setiap hari terpaksa mencari dari luar Kota seperti Klaten hingga Semarang, itupun belum tentu dapat karena harus pesan terlebih dulu," ujarnya.

Ia mencontohkan, salah satunya RS Budi Rahayu, Kota Magelang yang dijadikan RS rujukan pasien Covid-19.

Sebelumnya, RS Budi Rahayu sempat mengalami kekosongan oksigen karena sulitnya mencari pasokan.

"Kemarin, kami mendapat laporan RS Budi Rahayu tidak ada stok oksigen sama sekali, karena memang sulit sekali mencarinya. Alhamdullilah, hari ini sudah mendapatkan pasokan 8 tabung oksigen dari luar kota. Meskipun, itu masih kurang," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved