PPKM Darurat, Tim Gabungan Satpol PP Gunungkidul Halau Wisatawan dari Pantai

PPKM Darurat resmi dimulai sejak Sabtu (03/07/2021) lalu, termasuk di Kabupaten Gunungkidul. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat pun bergerak

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Tim Gabungan Satpol-PP Gunungkidul menghalau bus pariwisata untuk keluar dari kawasan Pantai Indrayanti pada Sabtu (03/07/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - PPKM Darurat resmi dimulai sejak Sabtu (03/07/2021) lalu, termasuk di Kabupaten Gunungkidul. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat pun bergerak memastikan pelaksanaan berjalan melalui Tim Gabungan Satpol PP.

Plt Kepala Satpol PP Gunungkidul Heri Sukaswadi menyatakan pihaknya melakukan pemantauan langsung ke kawasan pantai. Pasalnya, kemarin dilaporkan masih ada wisatawan di sana

Baca juga: PLN Beri Bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pengurusan Akta Lahir 

"Kami mendapati ada 7 bus wisata terparkir di kawasan Pantai Pulang Sawal (Indrayanti)," kata Heri pada wartawan, Minggu (04/07/2021).

Petugas gabungan yang datang pada pagi hari itu pun langsung meminta ratusan wisatawan tersebut untuk keluar dari kawasan pantai. Adapun banyak di antara mereka berasal dari luar daerah.

Menurut Heri, para wisatawan tersebut datang sehari sebelumnya. Mereka pun disebut belum mengetahui perihal adanya penutupan wisata di Gunungkidul, termasuk kawasan pantai.

"Sebab hari Jumat (02/07/2021) belum diberlakukan penutupan, dan mereka datang hari itu," jelasnya.

Heri mengatakan pihaknya melakukan patroli ke sejumlah lokasi wisata hingga titik-titik yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Bupati Gunungkidul Sunaryanta turut ikut dalam kegiatan patroli.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Harry Sukmono membenarkan adanya bus pariwisata yang masuk ke kawasan pantai. Namun mereka datang sebelum penutupan wisata resmi diberlakukan.

"Kemungkinan masuknya saat Jumat malam atau siang. Penutupan sendiri resmi dilakukan pukul 00.00 WIB," jelas Harry.

Baca juga: GAWAT, Stamina Menurun, 100 Tenaga Kesehatan di Fasyankes Kulon Progo Terpapar Covid-19

Ia memastikan sosialisasi penutupan sudah dilakukan pada pengelola destinasi wisata. Informasi penutupan turut disebar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp, yang juga diterima Tribun Jogja pada Kamis (01/07/2021) lalu.

Saat itu Harry menyampaikan bahwa seluruh destinasi wisata di Gunungkidul akan ditutup selama masa PPKM Darurat. Penutupan berlangsung mulai tanggal 3 hingga 20 Juli mendatang.

"Kami koordinasi juga dengan pelaku biro perjalanan agar tidak menjadwalkan kegiatan wisata selama masa tersebut," katanya.

Harry mengatakan koordinasi dengan kalurahan setempat juga dilakukan. Tujuannya agar ada penjagaan dari mereka di pintu masuk wisata selama masa penutupan.

Para petugas dari Dispar pun turut disiagakan untuk menghalau para wisatawan yang tetap nekat berkunjung. Adapun mereka berjaga di pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) yang ada, khususnya di kawasan pantai.

"Akan kami jaga terus agar peristiwa kemarin tidak kembali terjadi," kata Harry. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved