Breaking News:

Rumah Tangga

Cara Mengakhiri Hubungan Terlarang Perselingkuhan dengan Cara Sejujur-jujurnya

Perselingkuhan bukanlah solusi jangka panjang untuk masalah pernikahan termasuk faktor kebosanan terhadap pasangan.

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
lehmiller.com
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Perselingkuhan, sebuah istilah yang sangat akrab di telinga. Banyak yang sudah menjadi korbannya hingga menghancurkan biduk rumah tangga. Tapi perselingkuhan demi peselingkuhan tetap saja terjadi.

Apa penyebabnya?

Tak dapat dipungkiri, kadang-kadang tetap bersama dengan orang yang sama selama sepuluh, dua puluh atau tiga puluh tahun bisa melahirkan tantangan yang sulit dan bagi sebagian orang mungkin membosankan.

Sehingga bagi mereka perselingkuhan sesaat itu bisa menjadi solusinya.

Ilustrasi Perselingkuhan
Ilustrasi Perselingkuhan (Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas)

Baca juga: Waspadai, Inilah 5 Penyebab Paling Umum Seseorang Berselingkuh dari Pasangannya

Ada yang hanya menjadikannya sebagai tempat curhat, tapi ada juga yang melewati batas hingga terjadi hubungan terlarang.

Namun bagi sebagian lainnya, perselingkuhan merupakan ide yang sangat buruk.

Mengkhianati pasangan dan rumitnya mengelola kehidupan di atas kepura-puraan.

Belum lagi ada rasa bersalah yang harus Anda tanggung sepanjang waktu.

Dikutip Tribun Jogja dari Huft Post, sebagian besar perselingkuhan berlangsung kurang dari tiga tahun.

Yang artinya bahwa ini bukanlah solusi jangka panjang untuk masalah pernikahan termasuk faktor kebosanan terhadap pasangan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved