Pendidikan

Pembelajaran Tatap Muka di Sleman Kemungkinan Besar Ditunda

Pemkab Sleman tidak mau gegabah untuk menggelar Pembelajaran tatap muka.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja/ Christi Mahatma Wardhani
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana. 

Ery mengatakan, nantinya apabila sekolah memungkinkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka maka teknis pengaturannya disesuaikan dengan aturan Kementerian.

Di mana intruksinya maksimal 25 persen dari kapasitas.

Baca juga: Meski Ditunda, Sekolah di DI Yogyakarta Tetap Persiapkan Alur Pembelajaran Tatap Muka

Hal itu menurut dia akan membuat guru kewalahan karena bekerja ekstra. 

"Harus mengajar di kelas daring dan luring," ujar dia. Sehingga belajar tatap muka, apabila situasi masih seperti ini maka menurutnya kemungkinan besar akan ditunda. 

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo beberapa waktu lalu juga mengatakan, dirinya tidak mau gegabah untuk menggelar Pembelajaran tatap muka.

Sebab, laju penularan Covid-19 di Kabupaten Sleman masih tinggi.

Ia mengaku akan melihat perkembangan situasi dan kondisi. 

"Kami tidak memaksakan. Artinya tidak mau gegabah belajar tatap muka. Kita lihat situasi dan kondisi," kata dia. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved